Filosofi Teduh Gandeng Nowela Rilis Single 'Christmas Corazon', Liriknya 4 Bahasa
Lifestyle & Sport

Filosofi Teduh Gandeng Nowela Rilis Single ‘Christmas Corazon’, Liriknya 4 Bahasa

Channel9.id-Jakarta. Lagu tak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga dapat menyampaikan pesan tentang kasih, kebersamaan, dan identitas budaya. Semangat tersebut dihadirkan Filosofi Teduh melalui single Natal original berjudul Christmas Corazon yang menggandeng penyanyi Nowela. Lagu ini resmi dirilis pada 18 Oktober 2026 dengan keunikan lirik yang memadukan empat bahasa, yakni Indonesia, Inggris, Spanyol, dan Papua.

Lagu yang digarap Frida dan DJ FTH, duo di balik Filosofi Teduh, ini berangkat dari sebuah pertanyaan tentang bagaimana menghadirkan suara Natal yang lahir dari Indonesia di tengah banyaknya lagu Natal yang diperdengarkan setiap tahun.

Filosofi Teduh menjawab pertanyaan tersebut dengan meramu beragam bahasa dan identitas budaya ke dalam satu karya musik yang merepresentasikan semangat Natal.

“Pemilihan empat bahasa dalam Christmas Corazon berangkat dari kedekatannya dengan budaya dan perayaan Natal di berbagai tempat,” demikian pernyataan Filosofi Teduh dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (17/10/2026).

Bahasa Indonesia menjadi fondasi lagu sekaligus merepresentasikan tempat karya tersebut lahir. Sementara itu, bahasa Inggris dipilih karena memiliki keterikatan kuat dengan lagu-lagu Natal dan budaya populer dunia.

Adapun bahasa Spanyol menghadirkan warna budaya serta tradisi Natal dari dunia Hispanik. Bahasa ini juga menjadi asal kata corazon, yang berarti hati.

Bagi Filosofi Teduh, hati merupakan inti pesan yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut. Natal tidak hanya berkaitan dengan perayaan, tetapi juga tentang kasih, kehangatan, kebersamaan, sukacita, dan kesadaran untuk kembali menghargai hal-hal yang bermakna dalam kehidupan.

“Karena itu, Christmas Corazon bukan hanya ingin menjadi lagu yang terdengar di bulan Desember. Ia ingin menjadi sebuah lagu yang terasa,” tulis Filosofi Teduh.

Kehadiran bahasa Papua memberikan dimensi tersendiri dalam lagu ini. Selain memperkaya warna musikal dari Indonesia Timur, bahasa tersebut juga berkaitan erat dengan identitas Nowela sebagai penyanyi yang terlibat dalam proyek ini.

Perpaduan empat bahasa tersebut tidak dimaksudkan untuk berdiri sendiri-sendiri. Filosofi Teduh ingin meleburkan seluruh unsur itu menjadi satu kesatuan musikal yang membawa beragam identitas dalam perayaan Natal.

Pemilihan Nowela pun bukan tanpa alasan. Filosofi Teduh menginginkan sosok penyanyi yang tidak hanya memiliki kemampuan vokal kuat, tetapi juga membawa cerita dan identitas yang dapat memperdalam pesan lagu.

Nowela dinilai memiliki karakter suara dan latar belakang yang sesuai dengan semangat Christmas Corazon. Kehadirannya diharapkan mampu menyampaikan pesan lagu secara lebih autentik sekaligus memperkuat nuansa Indonesia Timur yang menjadi salah satu elemen penting karya tersebut.

Melalui Christmas Corazon, Filosofi Teduh menghadirkan lagu Natal dengan pendekatan lintas bahasa dan budaya. Karya ini menjadi ajakan untuk merayakan Natal sebagai ruang perjumpaan berbagai identitas, dengan kasih dan kebersamaan sebagai pesan utamanya.

Dari Indonesia, dengan warna Papua dan bahasa yang melintasi batas, Christmas Corazon membawa pesan bahwa semangat Natal dapat dirayakan bersama melalui musik yang menyatukan perbedaan.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +    =  15