G-Pluck Beatles Raih Penghargaan Muri Atas Dedikasi 30 Tahun Lestarikan The Beatles
Lifestyle & Sport

G-Pluck Beatles Raih Penghargaan Muri Atas Dedikasi 30 Tahun Lestarikan The Beatles

Channel9.id-Jakarta. Kabar membanggakan datang dari dunia musik Tanah Air. Band tribute kenamaan asal Indonesia, G-Pluck Beatles, resmi mengukir prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas totalitas dan konsistensi luar biasa mereka dalam melestarikan karya-karya legendaris The Beatles, grup rock legendaris asal Liverpool, Inggris.

Pendiri G-Pluck Beatles, Awan Garnida, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan kehormatan besar bagi seluruh keluarga besar band tersebut.

Menurutnya, penghargaan Muri bukan sekadar prestasi kolektif band, melainkan simbol apresiasi bagi ekosistem musik dan komunitas pecinta The Beatles di Tanah Air.

“Ini bukan hanya sekadar pencapaian band semata, tetapi juga bentuk apresiasi tertinggi terhadap ekosistem musik dan seluruh komunitas pecinta The Beatles di Indonesia,” ujar Awan dalam siaran pers resminya, Jumat (10/4/2026).

Selama 30 tahun berkarier, G-Pluck tidak hanya sekadar membawakan lagu-lagu John Lennon dan kawan-kawan. Mereka dikenal sangat detail dalam menghidupkan kembali atmosfer era 1960-an.

Hal ini mencakup penggunaan instrumen musik yang autentik, gaya rambut, hingga kostum panggung yang merepresentasikan era kejayaan The Fab Four pada tahun 1965.

Dedikasi ini membawa G-Pluck melanglang buana hingga ke kancah internasional. Mereka tercatat pernah menjadi perwakilan Indonesia sekaligus Asia dalam ajang bergengsi The International Beatleweek Festival yang diselenggarakan di Liverpool, Inggris.

Awan menambahkan bahwa penghargaan ini akan menjadi bahan bakar semangat bagi G-Pluck untuk terus mempertahankan keaslian dalam berkarya. Ia berharap langkah G-Pluck dapat menginspirasi musisi lain di Indonesia untuk tetap konsisten dan totalitas dalam menekuni jalur musik yang mereka pilih.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  83  =  86