Channel9.id, Jakarta – Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan demonstrasi pada Rabu (3/7/2024) besok. Hal ini dipicu dengan adanya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor industri tekstil yang belakangan terjadi.
“Selain di industri tekstil, buruh di industri kurir dan logistik juga terancam PHK besar-besaran,” ujar Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI, Said Iqbal, Selasa (2/7/2024).
Aksi ini dimulai di depan Istana Negara dan akan dilanjutkan dengan long march jalan kaki menuju Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada siang harinya.
Mengutip data Berdasarkan data KSPN, ada sekitar 13.800 buruh tekstil yang di-PHK sejak Januari 2024 hingga awal Juni 2024. PHK sendiri tersebar di sejumlah wilayah perusahaan tekstil, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
Menurut Said Iqbal, aksi ini membawa beberapa tuntutan, yaitu:
- Stop PHK buruh tekstil.
- Cabut Permendag Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor.
- Lindungi industri dalam negeri, khususnya industri tekstil, kurir dan logistik, serta baja.
- Batalkan peraturan Dirjen Perhubungan Darat yang membolehkan aplikator/platform online asing membuka usaha jasa kurir dan logistik.
- Stop persaingan tidak sehat usaha jasa kurir dan logistik asing yang dimiliki platform asing seperti Shopee, Blibli, Tokopedia, dll, dengan jasa kurir dalam negeri seperti J&T, Pos Indonesia, dll.
- Hindari ancaman PHK puluhan ribu buruh di industri kurir dan logistik, termasuk di Pos Indonesia.
- Komisi Pengawas Persaingan Usaha harus memanggil Shopee, Blibli, Tokopedia, dll, untuk melarang platform asing ikut bermain di usaha jasa kurir dan logistik.
Aksi ini akan dimulai dengan titik kumpul di Patung Kuda Indosat pada pukul 09.30 WIB. Ribuan buruh dari Jabodetabek ini akan bergerak bersama-sama untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutannya.