Connect with us

Hot Topic

Gempa di Turki dan Yunani Tewaskan 39 Orang

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Sebanyak 39 orang tewas akibat gempa magnitudo 7 di Turki dan Yunani yang terjadi pada Jumat (30/10) sore.

Tim penyelamat masih berpacu melawan waktu untuk menyelamatkan orang-orang yang terperangkap di bawah puing-puing di Turki dan Yunani.

Gempa berkekuatan 7,0 di dekat kota pantai barat Seferihisar di provinsi Izmir itu melukai hampir 900 orang di Turki.

Baca juga: Gempa Turki dan Yunani Tewaskan 22 Orang

Gempa juga menewaskan dua remaja dalam perjalanan pulang dari sekolah di Yunani, tsunami kecil di pulau Aegean Samos dan gelombang laut yang mengubah jalan-jalan menjadi sungai deras di satu kota pesisir Turki.

Sementara itu, otoritas Turki mencatat terjadi hampir 600 gempa susulan. Puluhan di antaranya berkekuatan lebih dari magnitudo 4,0. Sehingga hal ini mempersulit pencarian mereka yang diyakini masih bernapas di bawah tumpukan puing beton.

Di Bayrakli, sebuah distrik dekat kota resor pesisir Turki Izmir sebanyak 17 bangunan runtuh. Lempengan-lempengan blok dari apartemen yang rata dengan tanah dibongkar.

Kegembiraan, kelegaan, dan air mata kebahagiaan menyambut setiap orang yang selamat. Teriakan kesakitan disertai kantong hitam yang menahan jenazah yang dikeluarkan dari zona bencana.

“Coba saya lihat siapa itu!” seorang pria berteriak.

Di ruang hijau kecil di dekat bangunan yang rusak, tenda didirikan untuk keluarga yang ketakutan untuk bermalam.

“Semalam dingin sekali,” kata Nilgun Yikariz, 59, yang sedang tidur di rumput di tenda kecil di luar apartemennya yang hancur.

Di dekatnya, Azize Akkoyun mengenali bagian dari apartemen keluarganya di reruntuhan saat dia menunggu berita tentang orang-orang terkasihnya yang hilang.

“Tirai itu, milik menantu putri saya,” kata Akkoyun kepada AFP. “Insya Allah mereka akan keluar hidup-hidup.”

Harapan tumbuh bahwa makin banyak orang selamat yang ditemukan. Laporan di media Turki bahwa seorang ibu dan ketiga anaknya diselamatkan sekitar 23 jam terperangkap setelah bencana melanda.

Seorang pria berusia 53 tahun dan 62 tahun juga ditarik keluar hidup-hidup beberapa jam setelah terkubur reruntuhan akibat gempa, kata laporan media.

Pemerintah mengatakan 103 orang telah diselamatkan pada Sabtu malam.

Sebelumnya, Istanbul sempat dilanda gempa besar pada 1999 dengan kekuatan magnitudo 7,4. Gempa itu menghancurkan Izmit, Turki barat. Sekitar 17.000 orang tewas saat itu, termasuk 1.000 di Istanbul.

Ini adalah gempa kuat kedua yang melanda Turki tahun ini, setelah gempa di kota timur Elazig yang menewaskan lebih dari 30 orang pada Januari.

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

25 Nakes Positif Corona, RSUD Pameungpeuk Garut Tutup Sementara

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kepala Dinas Kesehatan Garut Maskut Farid mengatakan bahwa 25 orang tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Pameungpeuk Garut positif Covid-19. Kata dia, untuk menghindari penularan, rumah sakit ditutup sementara.

“Iya memang ada yang positif. Tapi ini kan ditracing dulu,” ucap Maskut kepada wartawan, Senin (30/11/2020).

Maskut menjelaskan, selain  ada 25 orang yang positif corona, diketahui juga ada 34 orang yang masuk ke dalam klaster tersebut.

Baca juga: 4 Pegawai Positif Corona, Kantor Imigrasi Palu Tutup 

“Yang pasnya saya belum tahu… tapi 25. Iya (total klaster RSUD Pameungpeuk berjumlah 34 orang),” ujar Maskut.

Agar penyebaran tidak semakin meluas, pemerintah menutup sementara RSUD Pameungpeuk yang terletak di wilayah Garut selatan tersebut.

Maskut menjelaskan, penutupan bersifat sementara. RSUD Pameungpeuk yang berada di bawah kendali Pemprov Jabar itu akan kembali dibuka setelah proses tracing selesai.

Sementara mereka yang masuk klaster tersebut saat ini diisolasi di RSUD Pameungpeuk.

“Sampai tracing hasilnya kelihatan nanti buka lagi. Tidak lama,” ucapnya.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Berkerumunan, Polisi Bubarkan Acara Haul Syekh Abdul Qadir Jailani

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Polresta Tangerang bersama Kodim O501/Tigaraksa serta Satpol PP Kabupaten Tangerang membubarkan kerumunan massa di acara Haul Syekh Abdul Qadir Jailani.

Acara tersebut diadakan di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Kabupaten Tangerang pada Minggu (29/11) kemarin.

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan, pembubaran kerumunan massa itu dilakukan secara persuasif.

“Membubarkan kerumunan saat kegiatan Haul Syekh Abdul Qadir Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah,” kata Ade dalam keterangannya, Senin (30/11).

Ade menegaskan, tidak berkerumun merupakan bagian dari pelaksanaan menjaga jarak dalam protokol kesehatan Covid-19.

“Karena itu, masyarakat harus tetap menggunakan masker guna mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Polri Periksa Empat Direktur RS Ummi Hari Ini

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap empat direktur Rumah Sakit (RS) Ummi, Kota Bogor, Jawa Barat. Pemanggilan itu berkaitan dengan hasil pengambilan tes usap pemimpin FPI Rizieq Shihab.

Direktur RS Ummi dilaporkan karena diduga menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular dengan tidak terbuka terkait hasil tes usap Rizieq yang sempat dirawat di rumah sakit tersebut.

“Pada hari Senin, tim penyidik gabungan Ditipidum Bareskrim (Polri), Direskrimum Polda Jabar, Satreskrim Polresta Bogor di Mapolresta Bogor melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Senin (30/11).

Empat direktur yang diperiksa sebagai saksi adalah Direktur Utama RS Ummi dr. Andi Tatat, Direktur Umum RS Ummi Najamudin, Direktur Pemasaran RS Ummi Sri Pangestu Utama dan Direktur Pelayanan RS Ummi dr. Rubaedah.

Selain empat direktur itu, dia juga memeriksa Manajer RS Ummi dr. Zacki Faris Maulana, perawat RS Ummi Fitri Sri Lestari, perawat RS Ummi Rahmi Fahmi Winda, Koordinator Mer-C dr. Hadiki Habib dan dr. Mea serta pihak keluarga Hanif Alatas.

Sebelumnya, laporan polisi tersebut tertuang dalam LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA dengan mengenakan Pasal 14 ayat (1) dan (2) UU Nomor 4 Tahun 1984.

(HY)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC