Channel9.id – Jakarta. Pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, pemerintah bersama TNI, relawan, dan warga setempat melakukan kerja gotong royong untuk memulihkan kondisi daerah terdampak. Upaya tersebut difokuskan pada percepatan pemulihan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Berdasarkan laporan video Badan Komunikasi Pemerintah RI pada Selasa (6/1/2025), prajurit TNI masih melakukan pembersihan sisa bencana di Desa Kota Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Sejumlah fasilitas umum menjadi sasaran utama pembersihan, termasuk rumah ibadah dan layanan kesehatan.
Di Masjid Gampong, personel TNI membersihkan sisa lumpur yang masih menempel di bagian dalam bangunan. Pembersihan dilakukan dengan peralatan sederhana untuk memastikan masjid dapat kembali digunakan warga untuk beribadah.
Pembersihan juga dilakukan di Puskesmas Merah 2 dengan menyingkirkan material kayu dan lumpur yang menghambat akses. Langkah ini dilakukan karena layanan kesehatan menjadi prioritas dalam masa pemulihan pascabencana.
Sementara itu, kondisi kantor KUA lama mulai menunjukkan perbaikan setelah dilakukan penyemprotan dan pembersihan lantai. Sejumlah perabot masih diamankan di tempat lebih tinggi untuk menghindari kerusakan lanjutan.
Di Kabupaten Aceh Timur, kegiatan serupa dilakukan di Polindes Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih. Lumpur yang sempat menggenangi ruangan hingga setengah tinggi kamar dibersihkan secara bertahap oleh personel TNI dan warga.
Dengan menggunakan cangkul dan sekop, proses pembersihan dilakukan secara bersama-sama hingga kondisi fasilitas berangsur pulih. Kerja sama tersebut mempercepat hilangnya tumpukan lumpur di lokasi terdampak.
Koordinasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pemulihan pascabencana dinilai berjalan efektif di lapangan. Fasilitas umum yang kembali berfungsi secara bertahap diharapkan dapat mendukung pemulihan kehidupan warga terdampak bencana.
HT





