Connect with us

Ekbis

Influencer Jokowi, Kristia Budiyarto Diangkat Jadi Komisaris PT Pelni

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Menteri BUMN Erick Thohir kembali mengangkat orang-orang pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi komisaris BUMN. Kali ini giliran Kristia Budiyarto.

Pria yang akrab disapa Kang Dede itu diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pelni (Persero). Kang Dede dikenal sebagai influencernya Jokowi.

Dalam salinan surat Keputusan Menteri BUMN disebutkan bahwa posisi Marwanto Harjowiryono selaku Komisaris digantikan oleh Iwan Taufiq Purwanto dan Widodo Hario Mumpuni selaku Komisaris Independen digantikan oleh Kristia Budiyarto.

Baca juga: Pemasukan Negara Anjlok Gara-Gara 4 BUMN Merugi

Perubahan itu berdasarkan surat Kementerian BUMN Nomor: SK-354/MBU/11/2020 Tentang: Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelayaran Nasional Indonesia.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Yahya Kuncoro menyampaikan bahwa telah dilaksanakan pergantian komisaris sebagai langkah Kementerian BUMN selaku Pemilik Modal Perusahaan Perseroan PT PELNI untuk memperkuat Perusahaan terutama di masa adaptasi kebiasaan baru.

“Hari ini kami telah menerima komisaris baru di PELNI, manajemen berharap dengan kehadiran dua komisaris baru di PELNI dapat mendukung dan mensukseskan visi misi Perusahaan serta dapat mengembangkan potensi bisnis Perusahaan,” terang Yahya dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2020).

Dengan demikian, berikut ini adalah susunan anggota dewan komisaris PT PELNI yang baru terhitung pada tanggal 2 November 2020:

  1. Ali Masykur Musa : Komisaris Utama
  2. Haryo Indratno : Komisaris
  3. Wahju Aji : Komisaris
  4. Eddy Susanto Soepadmo : Komisaris
  5. Iwan Taufiq Purwanto : Komisaris
  6. Kristia Budiyarto : Komisaris Independen

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Menkeu Bebaskan Pajak Sewa Mal Hingga Oktober 2021

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati resmi memberikan insentif berupa pengecualian pajak pertambahan nilai (PPN) dengan skema pajak ditanggung pemerintah (DTP) atas sewa gerai di mal hingga lapak di pasar. Pembebasan pajak ini bakal berlangsung 3 bulan, dari bulan Agustus-Oktober 2021.

Adapun insentif yang masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 itu diberikan kepada pedagang eceran yang terutang jasa sewa ruangan atau gerai yang berdiri sendiri.

Kemudian gerai yang berada di pusat perbelanjaan, komplek, pertokoan, fasilitas apartemen, hotel, rumah sakit, fasilitas pendidikan, fasilitas transportasi publik, fasilitas perkantoran, atau pasar rakyat.

Baca juga: Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 9 Agustus

Lebih lanjut, ketentuan untuk bisa memperoleh insentif PPN DTP tersebut antara lain pengusaha kena pajak yang melakukan penyerahan jasa sewa ruangan/bangunan/gerai kepada pedagang eceran wajib membuat faktur pajak dan laporan realisasi PPN DTP.

“Bahwa untuk menjaga keberlangsungan usaha sektor perdagangan eceran di masa pandemi Covid-19, guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, perlu diberikan dukungan pemerintah terhadap sektor perdagangan eceran,” mengutip aturan tersebut.

 

Continue Reading

Ekbis

Waduh, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp943.000

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus tertekan beberapa hari terakhir ini. Logam mulia Antam itu dijual Rp943.000 per gram atau turun Rp5.000 pada perdagangan hari ini, Rabu, 4 Agustus 2021.

Sebelumnya,  emas Antam dijual Rp948.000 pada kemarin, Selasa (03/08). Adapun harga buy back turun Rp6.000 dan berada di level Rp836.000.

Baca juga: BPS: Inflasi  Juli Turun 0,08 Persen 

Berikut daftar harga emas Antam pada Rabu, 4 Agustus 2021:

  1. Emas batangan 1 gram Rp943.000
  2. Emas batangan 2 gram Rp1.826.000
  3. Emas batangan 3 gram Rp2.714.000
  4. Emas batangan 5 gram Rp4.490.000
  5. Emas batangan 10 gram Rp8.925.000
  6. Emas batangan 25 gram Rp22.187.000
  7. Emas batangan 50 gram Rp44.295.000
  8. Emas batangan 100 gram Rp88.512.000
Continue Reading

Ekbis

Pertamina Masuk Daftar Fortune Global 500, Ungguli Coca Cola

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. PT Pertamina (Persero) kembali masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2021. Berada di posisi 287, Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut.

Pertamina mencatatkan nilai revenue perusahaan sebesar USD 41,47 miliar pada tahun buku 2020.

Pertamina mengungguli perusahaan-perusahaan global raksasa lainnya, seperti Coca-Cola di peringkat 370, Repsol di posisi 381, Tesla di peringkat 392, dan Danone di posisi 454. Adapun posisi pertama, ditempati Walmart.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, hal itu merupakan pengakuan dunia internasional bahwa perusahaan minyak pelat merah itu sejajar dengan perusahaan kelas dunia.

Baca juga: Perombakan Pertamina, Nicke Dipertahankan Sebagai Direktur Utama

Nicke mengatakan dalam tantangan pandemi sejak tahun lalu, Pertamina mengalami triple shock sehingga mengalami penurunan pendapatan secara signifikan.

“Namun dengan inovasi danterobosan bisnis yang dilakukan di seluruh lini bisnis serta transformasi organisasi yang tengah dijalankan, Pertamina mampu meningkatkan pendapatan perusahaan hingga USD 41,47 miliar dan mencetak laba USD 1,05 miliar pada tahun 2020,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/8).

Sebagai BUMN, lanjut Nicke, Pertamina juga konsisten memastikan penyediaan energi untuk negeri melaluiberbagai program, di antaranya BBM Satu Harga, Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan dan Petani, pembangunan Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi, serta Infrastruktur Hilir lainnya.

Melalui pencapaian kinerja operasional dan keuangan Pertamina, total pendapatan Pemerintah pada tahun 2020 yang dikontribusi dari Pertamina hampir mencapai Rp 200 Triliun, yaitu setoran  Pajak, Deviden, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 126,7 triliun serta penerimaan negara dari Minyak Mentah dan Kondensat Bagian Negara (MMKBN) dariblok-blok migas Pertamina sebesar Rp 73,1 Triliun.

“Dengan ekosistem energi yang terus berjalan dari hulu ke hilir, Pertamina menjaga keberlangsungan hidup 1,2 Juta tenaga kerja langsung, serta multiplier effect terhadap sekitar 20 juta tenaga kerja secara tidak langsung,”papar Nicke.

Selain itu, dukungan Pertamina kepada masyarakat luas untukpemulihan pandemi juga terus dirasakan. Mulai dari pembangunan beberapa rumah sakit covid-19, bantuan transportasi untuk distribusi oksigen, hingga perhatian Pertamina kepada lebih dari13.000 UMKM terdampak pandemi untuk dapat bertahan bahkan naik kelas.

“Tantangan pandemi COVID-19 tidak ringan. Selain memantapkan langkah untuk dapatmencapai target nilai pasar USD 100 miliar pada 2024 mendatang, seluruh jajaran manajemen danpekerja tetap fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami optimis akan terus tumbuh dan terus memberikan manfaat seluas-luasnya untuk masyarakat dan negara,” pungkas Nicke.

Continue Reading

HOT TOPIC