Channel9.id – Jakarta. PT Pertamina (Persero) menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), mulai dari menambah pasokan dan memperkuat distribusi hingga memperpanjang jam operasional stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan perusahaan juga akan menambah mobil tangki dan petugas SPBU serta menyediakan layanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
“Kami memahami bahwa ketersediaan BBM harus selalu terjaga, dan sebagai bentuk perbaikan layanan kami kepada masyarakat, ada tiga komitmen strategis yang kami jalankan,” ujar Simon dalam keterangannya kepada Channel9.id, dikutip Senin (26/10/2026).
Pertamina menyatakan penambahan pasokan dan penguatan distribusi dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok BBM di berbagai daerah. Adapun penambahan jam operasional, mobil tangki, dan petugas ditujukan untuk mendukung kelancaran pelayanan di SPBU.
Selain itu, perusahaan berencana menambah titik layanan melalui SPBU modular dan menyediakan layanan pengisian BBM dalam kemasan yang dapat dibawa langsung ke kendaraan konsumen di SPBU.
“Hal ini antara lain dengan penambahan titik layanan dalam bentuk SPBU modular dan layanan untuk pengisian BBM dalam kemasan yang langsung dibawa ke kendaraan konsumen di SPBU,” kata Simon.
Dalam pelaksanaannya, Pertamina menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta elemen masyarakat terkait untuk mendukung kelancaran distribusi BBM.
Simon mengatakan Pertamina menjalankan tugas sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang menyediakan BBM bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Namun, ia tidak merinci target penambahan pasokan, jumlah SPBU yang akan menambah jam operasional, maupun jadwal penerapan layanan tambahan tersebut.
Pertamina juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan sejumlah pihak yang mendukung upaya kelancaran distribusi energi.
HT




