Connect with us

Hot Topic

Jubir: Ma’ruf Amin dan Habib Rizieq Punya Hubungan Baik

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Juru Bicara Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi menyatakan Ma’ruf tidak bermasalah dengan rencana kepulangan Pemimpin FPI Habib Rizieq.

Bahkan Masduki menyampaikan, Maruf dan Rizieq memiliki hubungan baik sebagai sesama ulama.

“Rizieq itu sama wapres hubungannya baik. Rizieq itu memang organisasinya FPI. Akan tetapi, latar belakang beliau sebenarnya adalah Nahdlatul Ulama, jadi samalah dengan wapres,” kata Masduki dikutip dari Antara, Jumat (6/11).

Kendati demikian, Masduki menyampaikan, hingga saat ini Ma’ruf enggan mengomentari terkait polemik kepulangan Rizieq ke Indonesia dari Arab Saudi.

“Ya karena kiai Ma’ruf sebagai wapres belum ada tanggapan ya enggak ada tanggapan apa-apa,” katanya.

Namun, menurutnya, Ma’ruf terbuka jika memang Rizieq kembali ke Indonesia.

“Sampai sekarang, wapres tidak ada komentar mengenai kepulangan Rizieq. Selama ini juga tidak ada masalah sehingga soal kepulangan Rizieq, ya, monggo. Untuk komentar lebih jauh, wapres tidak ada komentar apa-apa,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Dari 3.800 Kasus Tindak Pidana Pilkada, 112 Masuk Tahap Penyidikan

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Pori bersama Bawaslu dan Gakkumdu menggelar rapat kerja nasional di kantor Bawaslu, Kamis (3/12). Rapat kerja tersebut diadakan dalam rangka persiapan akhir Pilkada Serentak 2020.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, berdasarkan laporan Ketua Sentra Gakkumdu Ratna Dewi sejak bergulirnya tahapan Pilkada sampai 30 November 2020, Sentra Gakkumdu menemukan 3.800 kasus dugaan pelanggaran atau tindak pidana dalam Pemilu.

“112 kasus sudah sampai penyidikan. Yang paling tinggi pasal 188 dan 171, yaitu perbuatan menguntungkan dan merugikan pasangan calon. Untuk 5 provinsi tertinggi, yang sudah penyidikan Sulsel, Maluku Utara, Papua dan Bengkulu,” kata Argo, Kamis (3/12).

Selain itu, Argo menyampaikan, ada beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Mulai dari antipasi hoaks hingga mengoptimalkan kerja sentra Gakkumdu.

“Mulai dari antisipasi hoaks, ujaran kebencian dan mengoptimalkan kerja Sentra Gakkumdu dalam sisa tahapan kampanye dan pemungutan suara,” kata Argo.

Argo menyampaikan, Kabareskrim Polri berkata akan melakukan antisipasi adanya tindak pidana saat tahapan masa tenang hingga penghitungan suara.

Disamping itu, pemulihan ekonomi nasional dan penanggulangan Covid-19 di saat pelaksanaan Pilkada serentak ini tetap harus berjalan dan Polri akan melaksanakanya dengan maksimal.

“Tadi Kabareskrim menekankan mengenai kotak suara dan alat lainnya harus tepat waktu dan terjaga dari hal yang tidak diinginkan,” kata Argo.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Berkerumunan, Polri Bisa Tindak Pidana Peserta Pilkada

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit menyampaikan, pihaknya tidak segan-segan menindak pidana pelanggar protokol kesehatan yang menggelar acara berkerumunan massa dalam Pilkada 2020.

Polri, kata Listyo, akan menindak pelanggar protokol kesehatan sesuai prosedur yang berlaku. Dalam hal ini, upaya hukum tersebut baru akan ditempuh jika teguran dari Bawaslu diabaikan oleh peserta Pilkada.

“Apabila teguran dari Bawaslu tersebut tidak diindahkan maka Bawaslu bisa melaporkan kepada Polri, dan Polri kemudian bisa menerapkan UU yang terkait masalah kekarantinaan kesehatan,” kata Listyo, Jakarta, Kamis (3/12).

Penyidik nantinya dapat menerapkan Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan kepada pelanggar protokol kesehatan. Pun polisi dapat menjerat para tersangka dengan pasal-pasal yang diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

“Sudah kami serukan kemudian kerumunan tersebut tidak bisa bubar, bisa kami terapkan pasal-pasal mulai dari melawan petugas 216 (KUHP) dan seterusnya,” katanya.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Sempat Kontak Dengan Anies, Kapolda Metro Jaya Negatif Covid-19

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyatakan, negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap yang keluar pada Rabu (2/12).

Dia sebelumnya melakukan kontak erat dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang diketahui kini positif Covid-19.

“Sebagai pejabat publik yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keselamatan masyarakat dan memiliki kontak erat selama satu minggu terakhir, saya kemudian atas kesadaran sendiri melakukan tes swab, dan alhamdulillah pada tanggal 2 Desember hasilnya sudah keluar dan dinyatakan negatif,” kata Fadil dalam video, Kamis (3/12).

Fadil ikut prihatin dengan kabar Anies dan Riza dinyatakan positif Covid-19. Baginya, status Covid-19 itu bukanlah sebuah aib.

“Karena sesungguhnya jika kita mengetahui kondisi tubuh kita, maka kita melindungi diri kita dan juga melindungi orang lain, kita dapat berperan dalam memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya.

Fadil pun meminta kerja sama seluruh pihak untuk terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hingga menghindari kerumunan.

“Saya mengajak mari kita bekerja sama untuk mewujudkan Jakarta sehat, Indonesia kuat menuju, Indonesia maju,” ucap Fadil.

(HY)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC