Hot Topic

Kemenhaj Jadwalkan Kloter Pertama Haji 2027 Berangkat 11 April

Channel9.id – Jakarta. Kementerian Haji dan Umrah menetapkan 11 April 2027 sebagai tanggal pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia ke Madinah. Sebelum keberangkatan, jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 10 April 2027.

Jadwal tersebut tertuang dalam Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1448 Hijriah/2027 Masehi yang ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tertanggal 29 September 2026. Penyusunannya mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan penetapan jadwal tersebut dapat menjadi acuan bagi calon jemaah untuk mempersiapkan keberangkatan. Jemaah diperkirakan berada di Arab Saudi selama 38 hingga 40 hari.

“Persiapan menuju Haji 2027 sudah mulai bisa dilakukan karena jadwal perjalanan resmi telah ditetapkan,” ujar Maria kepada Channel9.id, Jumat (31/10/2026).

Pemberangkatan jemaah dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 11-25 April 2027 dengan tujuan Madinah, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 26 April hingga 10 Mei 2027 melalui Bandara Jeddah.

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan RPH menjadi pedoman bagi pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji untuk menyelaraskan persiapan dan pelayanan jemaah.

“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” kata Teguh di Jakarta, dikutip Kamis (29/10/2026).

Sementara itu, jemaah dijadwalkan bergerak dari Makkah menuju Arafah pada 14 Mei 2027. Puncak ibadah haji atau wukuf di Arafah berlangsung pada 15 Mei, dilanjutkan dengan Hari Raya Iduladha pada 16 Mei dan hari-hari Tasyrik pada 17-19 Mei 2027.

Teguh mengatakan koordinasi antarunsur penyelenggara juga terus diperkuat untuk memastikan kesiapan teknis dan keselamatan selama operasional haji.

“Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya,” ujarnya.

Adapun pemulangan jemaah dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 21 Mei hingga 4 Juni 2027 melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 5-20 Juni 2027 melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Dengan demikian, seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji Indonesia dijadwalkan selesai pada 20 Juni 2027.

Kementerian Haji dan Umrah menyebut operasional pemberangkatan dan pemulangan masing-masing berlangsung selama 30 hari, dengan pembagian 15 hari untuk setiap gelombang. Jadwal tersebut dapat disesuaikan apabila terdapat perubahan kalender Hijriah atau kebijakan dari Kerajaan Arab Saudi.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  1  =  3