Channel9.id – Jakarta. Pemerintah Indonesia menyambut baik kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) setelah konflik yang berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Indonesia menilai langkah tersebut berpotensi mendorong deeskalasi global sekaligus membuka peluang menuju penyelesaian damai yang berkelanjutan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang menyatakan pemerintah memandang kesepakatan ini sebagai momentum awal yang positif untuk memperkuat jalur diplomasi. Ia menambahkan Indonesia akan terus mendorong semua pihak menahan diri, menghormati kedaulatan, serta mengedepankan dialog demi menjaga stabilitas.
“Pemerintah Indonesia menyambut baik kesepakatan gencatan senjata yang telah diumumkan selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran,” ujar Yvonne dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026), Rabu (8/4/2026).
Yvonne menuturkan bahwa perkembangan ini mencerminkan adanya upaya dari para pihak yang terkait untuk tetap membuka ruang diplomasi guna mendorong deeskalasi.
“Indonesia melihat momentum ini sebagai awal yang positif dan mendorong agar kesempatan atau momentum ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memajukan penyelesaian damai yang berkelanjutan,” kata dia.
Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap upaya diplomasi konstruktif yang berpotensi mengarah pada perdamaian permanen. Pemerintah menilai perlindungan warga sipil harus menjadi prioritas dalam setiap proses penyelesaian konflik.
“Terus kita berulang kali bahwa dialog dan diplomasi merupakan satu-satunya jalan untuk penyelesaian konflik,” kata dia.
Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat sepakat gencatan selama dua pekan pada Selasa (7/4/2026) usai perang selama lebih dari sebulan sejak 28 Februari lalu. Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan jalur pelayaran di Selat Hormuz oleh Iran serta sejumlah tuntutan dari pihak Iran, termasuk pencabutan sanksi dan penarikan pasukan AS dari kawasan.
“Selama periode ini [gencatan dua pekan], penting untuk menjaga persatuan nasional secara penuh serta melanjutkan perayaan kemenangan dengan kuat,” demikian pernyataan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada Selasa.
HT





