Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu harus berhadapan dengan lawan main dan harus bisa menjalin chemistry. Demikian dengan Mawar Eva De Jongh dan Rey Bong dipasangkan sebagai kakak beradik dalam film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?. Chemistry keduanya menjadi salah satu daya tarik utama film yang diangkat dari karya Khoirul Trian ini.
Di film ini Mawar De Jongh memerankan tokoh Dira yang ambisius, sementara Rey Bong berperan sebagai Darin, adik yang sedang mencari jati diri. Di mata Mawar, sosok Rey Bong adalah pencair suasana yang membantu kekompakan para pemain di lokasi syuting.
“Kita sering ketemu beberapa kali reading, dan dia selalu mencairkan suasana. Kita anggap dia sebagai lem dari keluarga ini sih,” ujar Mawar De Jongh, beberapa waktu yang lalu.
Berbeda dengan kakaknya yang perfeksionis, karakter Darin yang dimainkan Rey Bong justru digambarkan sebagai remaja yang memberontak. Rey menjelaskan bahwa Darin melakukan tindakan nakal hanya untuk mendapatkan perhatian dari keluarga yang sedang berkonflik.
“Aku jadi Darin. Kalau Mbak Dira punya karakter ambisius dan mengutamakan perasaan orang lain, Darin tidak seperti itu. Darin itu punya karakter anak 17-18 tahun. Lagi di fase pencarian jati diri, dan dia punya keluarga yang berkonflik, dia jadi rebel di luar, cari perhatian di luar,” jelas Rey.
Rey Bong juga membagikan cerita unik saat pertama kali harus membangun kedekatan dengan Mawar De Jongh yang dikenal sangat pendiam. Ia harus memutar otak agar Mawar mau terbuka dan mengobrol dengannya di luar naskah.
“Dari proses kita prep sampai syuting sebenarnya nggak ada kesulitan. Memang awalnya Mbak Mawar ini kan lumayan introvert ya, kecuali video TikTok lebaran yang kemarin. Pertama dia cuma gini aja (ngangguk), wah nggak bisa nih. Gue ngobrol ngangguk, lempar joke ngangguk. Ya sudah gue coba aja, ngemper di lokasi,” kenang Rey Bong sambil tertawa.
Selain Mawar De Jongh dan Rey Bong, Film produksi Five Elements Pictures dan Kults Creative ini turut dibintangi Dwi Sasono, dan Unique Priscilla. Film ini diprediksi akan menjadi tontonan yang relate dengan banyak remaja di Indonesia yang sedang mengalami krisis komunikasi dengan orang tua.
Film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? mengisahkan sosok Dira, anak perempuan yang tumbuh bersama ayah yang selalu ada, namun tak pernah benar-benar hadir secara emosional. Dalam poster perdananya, terlihat suasana hangat namun menyimpan kerapuhan yang mendalam dari sebuah keluarga.
Sejalan dengan versi novelnya, film ini mengangkat kisah ayah-anak dalam keseharian yang related dengan kita. Ceritanya berangkat dari sudut pandang seorang anak yang perlahan menyadari bahwa di balik sikap diam dan pengorbanan tanpa pamrih, sang ayah terus berjuang menghadirkan kebahagiaan, kedamaian, dan rasa aman bagi keluarganya, meski ia sendiri harus menghadapi badai hidup seorang diri.
Sosok ayah yang selalu mengalah demi anak-anaknya menjadi roh utama cerita. Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya? mengajak penonton memahami bahwa cinta orang tua kerap hadir dalam bentuk yang tidak selalu terlihat atau terucap. Di bawah arahan sutradara Kuntz Agus, film ini digarap melalui kolaborasi Five Elements Pictures bersama IFI Sinema, A&Z Films, dan Leo Pictures.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 9 April 2026.
Kontributor: Akhmad Sekhu





