Connect with us

Nasional

Mendagri Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih 9 Desember 2020

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian  mengimbau calon kepala daerah untuk mengampanyekan kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkannya dalam acara Pembekalan Pilkada Berintegritas di Radisson Golf & Center Batam, Kepulauan Riau, Selasa, (10/11/2020).

Baca juga: Mendagri: Pemimpin Harus Memiliki Niat Tulus 

Tito mengatakan, di samping memanfaatkan waktu yang tersisa dengan tetap berkampanye sesuai protokol kesehatan, juga digelorakan kepada masyarakat agar pada 9 Desember 2020 nanti datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna meningkatkan partisipasi pemilih.

“Saya mohon masih sisa 25 hari kampanye ini sesuaikan dengan protokol kesehatan, gunakan hak pilih dan jangan sampai salah pilih karena menyesalnya bisa empat atau lima tahun,” ujarnya.

Tito mengingatkan para calon kepala daerah akan pentingnya integritas dan komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Kalau saya menyarankan kembali ke komitmen ketika menjadi kepala daerah, kalau di pikiran kita mencari kekayaan atau pujian saya kira lupakan, karena nanti bermasalah. Jadilah pemimpin daerah yang mengabdi dan bermanfaat bagi orang banyak,” katanya.

Tak hanya itu, Tito juga meminta calon kepala daerah untuk memanfaatkan momentum Pilkada ini dengan memilih tema debat seputar penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya.

“Sebagian masa jabatan Bapak/Ibu berhadapan dengan masalah pandemi bagaimana menghadapi ekonomi yang stagnan di daerah masing-masing karena ada pembatasan,” tambahnya.

Tito menilai, tanpa mengendalikan Covid-19 maka semua program ekonomi, sosial, politik dan lain-lain tidak akan berjalan.

Lebih jauh Tito mengingatkan calon kepala daerah agar berkampanye menggunakan cara-cara cerdas. Seperti pembagian masker dengan gambar pasangan calon, handsanitizer dengan pemasangan stiker atau nomor pasangan calon sehingga elektabilitas calon kepala daerah tersebut bisa meningkat tanpa melanggar, dan diharapkan terjadi penurunan penyebaran Covid-19 di daerah tersebut.

Pembekalan Pilkada yang mengusung tema “Mewujudkan Pimpinan Daerah Berkualitas Melalui Pilkada Serentak yang Jujur dan Berintegritas ini diikuti oleh calon kepala daerah dari Provinsi Kepulauan Riau, Lampung, Kalimantan Timur.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Ini 10 Pekerjaan Paling Dibutuhkan Usai Pandemi Covid-19

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan, ada sepuluh pekerjaan yang paling dibutuhkan usai pandemi Covid-19.

Daftar pekerjaan itu disimpulkan dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan pada 1.105 perusahaan mengenai pengaruh pandemi covid-19 terhadap kesempatan kerja.

Dari hasil survei didapat kesimpulan pekerjaan yang paling dibutuhkan antara lain di bidang penjualan, pemasaran, dan humas.

“Dari hasil survei ditemukan terdapat 10 jenis pekerjaan yang paling dibutuhkan, yang pertama adalah profesional penjualan, pemasaran dan humas,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono seperti dikutip dari Antara, Selasa (24/11).

Secara rinci, berikut daftar pekerjaan itu;

Pertama, pekerja profesional di bidang penjualan, pemasaran dan humas. Kemenaker menyebut 18,7 persen perusahaan yang disurvei menyatakan membutuhkan pekerja profesional di bidang itu.

Kedua, pekerja penjualan lain. Menurut hasil survei, 13,5 persen perusahaan yang menjadi responden menyatakan membutuhkan pekerja penjualan lain

Ketiga, tenaga teknik operasi TIK dan pendukungnya. Sebanyak 4,4 persen yang disurvei menyatakan membutuhkan tenaga bidang itu.

Keempat, pengemudi mobil, van, dan sepeda motor serta tenaga perkantoran umum. Hasil survei menunjukkan 3,8 persen perusahaan membutuhkan pengemudi mobil, van, dan sepeda motor serta tenaga perkantoran umum kalau pandemi sudah kelar.

Kelima, operator mesin stasioner dengan persentase 3,2 persen perusahaan yang disurvei.

Keenam, pekerja pertambangan dan konstruksi dengan persentase 3,1 persen perusahaan yang disurvei.

Ketujuh, pekerja instalasi dan reparasi peralatan listrik dengan jumlah 2,8 persen perusahaan yang disurvei.

Kedelapan, tenaga administrasi profesional dengan jumlah 2,4 persen perusahaan yang disurvei.

Kesembilan, pekerja kasar dengan jumlah 2,3 persen responden.

Kesepuluh, ahli di bidang teknologi.

Menurut survei yang dilakukan di 17 sektor usaha, 72 persennya di Pulau Jawa, keterampilan dalam bidang teknologi paling dicari setelah pandemi.

Sekitar 26,9 persen dari perusahaan yang disurvei membutuhkan pekerja dengan keterampilan teknologi, 6,2 persen perusahaan butuh keterampilan fisik dan manual, 4,1 persen perusahaan butuh keterampilan emosional dan sosial, serta 1,9 persen perusahaan butuh pekerja dengan keterampilan kognitif lanjutan.

Sebanyak 42,4 persen perusahaan responden menyatakan membutuhkan semua jenis keterampilan tersebut.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Gubernur Anies: Kenaikan Kasus Covid-19 Dampak Dari Libur Panjang

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut jika kenaikan kasus positif Covid-19 di ibu kota merupakan dampak dari pelaksanaan libur panjang beberapa hari yang lalu. Anies mengklaim, kasus harian Covid-19 di Jakarta sejatinya sempat menurun.

“Tapi ketika kita sudah mulai turun nih, tiba-tiba ada long weekend, kita tetap laksanakan. Konsekuensinya kita sekarang mulai menyaksikan kenaikan lagi peak-nya,” ujarnya dalam video YouTube Layanan Jakarta, Selasa (24/11).

Baca juga: Meski Terapkan PSBB, Kasus Corona DKI Melonjak Pesat

Menurut Anies. terjadi penurunan kasus Covid-19 di Jakarta saat Pemprov DKI menarik rem darurat pada pertengahan Oktober 2020.

Adapun ketersediaan tempat tidur pasien ICU di 98 rumah sakit rujukan, dijelaskan Anies saat ini 69 persen telah terisi.

“Kamar isolasi di rumah sakit terpakai sekitar 75 persen, dan tempat isolasi mandiri terpakai 53 persen,”imbuhnya.

Sebelumnya, pada Senin (23/11) Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan, terjadi lonjakan jumlah kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir ini.

Kenaikan kasus tersebut disebabkan masa libur panjang dan pelanggaran protokol kesehatan seperti kerumunan massa, terutama di daerah Bandara Soekarno Hatta, Petamburan, Slipi, Tebet Timur, serta Megamendung, Kabupaten Bogor.

“Bahkan di ibu kota negara mencapai kasus yang relatif lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Dua hari lalu mencapai 1.579 dan kemarin 1.300-an,” kata Doni.

Continue Reading

Nasional

Mahfud MD: Jumlah Pelanggaran Prokes di Pilkada Hanya 2,2 Persen dari 73.500 Kegiatan

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan, jumlah pelanggaran protokol kesehatan selama rangkaian persiapan Pilkada 2020 hanya sebanyak 2,2 persen.

“Ada pelanggaran protokol kesehatan, terjadi sebanyak 2,2 persen dari 73.500 event, itu pelanggarannya kira-kira 1.510 event,” kata Mahfud melalui kanal Youtube Kemenko Polhukam RI, Selasa (24/11).

Menurutnya, banyak dari pelanggaran tersebut adalah pelanggaran yang sifatnya kecil. Misalnya saja tidak mengenakan masker.

“Itu pun yang kecil-kecil, misalnya lupa pakai masker, jumlah di ruangan lebih banyak dan sebagainya,” kata Mahfud.

Baca juga: Pelanggar Prokes Hanya 2,2 Persen, KPU Pastikan Pilkada Aman dari Covid-19 

Mahfud menyampaikan, semua pelanggaran tersebut sudah diingatkan. Pun mereka semua patuh, sehingga tidak ada kasus pelanggaran besar.

Sebagian di antara para pelanggar juga mendapatkan pemidanaan. Pihaknya mencatat paling tidak ada 16 kasus tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan selama rangkaian persiapan Pilkada 2020.

“Yang ditindak pidana dan diproses pidana khusus untuk pilkada itu ada 16 tindak pidana yang sekarang ini dalam proses penyelidikan dan penyidikan dan sudah dalam proses peradilan juga,” ujarnya.

“Jadi jangan bilang bahwa tidak ada tindakan, semua sudah ditindak,” lanjut Mahfud.

(HY)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC