Nasional

Mendagri Apresiasi Legacy Gubernur Kepri: Abadikan Akar Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat

Channel9.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi memulai megaproyek pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Proyek strategis bernilai Rp101 miliar tersebut diproyeksikan siap beroperasi penuh pada 2028, sekaligus membidik lokasi utama bagi peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda.

Prosesi groundbreaking dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian, didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad pada Jumat (24/9/2026).

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi terobosan Pemprov Kepri dalam mengabadikan jejak sejarah bangsa. Pembangunan fisik ini dinilai menjadi legacy konkret Gubernur Ansar Ahmad dalam menjawab dahaga generasi muda terkait asal-usul Bahasa Indonesia yang berakar kuat dari Bahasa Melayu.

“Ini peristiwa besar. Kehadiran monumen ini menjadi sarana edukasi penting agar generasi mendatang tidak lupa bahwa Bahasa Indonesia yang disepakati dalam Sumpah Pemuda berawal dari Bahasa Melayu sebagai lingua franca perdagangan Nusantara,” ujar Tito.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa penegasan sejarah ini krusial agar generasi penerus tidak kehilangan akar identitasnya. Pulau Penyengat dipilah sebagai lokasi lantaran menjadi saksi bisu peran Raja Ali Haji dalam memartabatkan Bahasa Melayu menjadi bahasa resmi tulis-menulis.

“Sejarah panjang pemartabatan bangsa ini tidak boleh menguap tanpa penegasan yang jelas. Museum dan monumen ini didirikan untuk menjaga ingatan kolektif tersebut,” jelas Ansar.

Di sisi teknis, Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantari memaparkan bahwa proyek ini menggunakan skema multi-years selama 16 bulan pengerjaan, terhitung sejak Agustus 2026 hingga Desember 2027 oleh pelaksana PT Humindo Cipta Mandiri.

Tak sekadar pembangunan fisik, proyek strategis ini turut menyerap tenaga kerja setempat. Sebanyak 150 hingga 200 pekerja lokal Pulau Penyengat akan dilibatkan secara bertahap sesuai kualifikasi dan keahlian.

“Seluruh fasilitas targetnya dimanfaatkan penuh pada 2028. Rencananya, puncak peringatan satu abad Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2028 mendatang akan diselenggarakan di kawasan Monumen Bahasa ini,” pungkas Rodi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  31  =  33