Connect with us

Nasional

Mendagri: Bonus Demografi Harus Dikelola Agar Tidak Menjadi Bencana

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyatakan ekonomi Indonesia akan kuat apabila ditopang dengan angkatan kerja yang produktif. Untuk itu, bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada beberapa tahun mendatang harus betul-betul dipersiapkan dan dikelola dengan baik. Tujuannya agar bonus demografi tidak berubah menjadi bencana demografi.

Hal itu disampaikan Mendagri dalam Rapat Sosialisasi Sinergitas Pembangunan Pusat dan Daerah dari Ruang Sasana Bhakti Praja, Kantor Kemendagri pada Selasa, (13/10). Forum tersebut diikuti oleh Ketua DPRD se-Indonesia.

“Dengan demikian, penciptaan lapangan kerja dinilai menjadi salah satu solusi dalam menjawab tantangan tersebut,”ujarnya.

Baca juga: Mendagri Sosialisasi UU Cipta Kerja Dengan Ketua DPRD Se-Indonesia

Mendagri menjelaskan, Indonesia memiliki angkatan kerja yang besar dan hal itu menjadi bonus demografi.

“Kita bisa menjadi negara yang kuat ekonomi kalau semua bekerja, angkatan kerja itu betul-betul produktif. Tapi kalau mereka menganggur yang terjadi bukan bonus demografi yang terjadinya adalah bencana demografi. Kenapa? Kalau menganggur tidak ada kerjaan maka masalah sosial akan terjadi. Nah, oleh karena itulah, apa solusinya? Solusinya ya buka lapangan kerja, agar mereka dari tidak bekerja menjadi bekerja, dari tidak produktif menjadi produktif. Jawabannya cuma satu: buka lapangan kerja,” papar Tito.

Namun demikian, sambungnya, terdapat berbagai masalah dalam pembukaan lapangan kerja itu. Keterbatasan anggaran negara, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, birokrasi yang terlalu panjang, serta proses perizinan yang rumit adalah beberapa pokok persoalan yang dinilai menghambat dalam membuka lapangan pekerjaan baru.

Mengatasi persoalan itu, Tito mengatakan dalam menanggulangi persoalan kemampuan fiskal negara, keterlibatan pihak swasta perlu didorong, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Kalau menguntungkan kenapa tidak, kalau yang merugikan tidak boleh. Semua negara berebut untuk membuka investasi sepanjang menguntungkan negara kita,” katanya.

Menurut Tito, persoalan lainnya yaitu soal rantai birokrasi terlalu panjang dan porses perizinan yang rumit. Ia menilai, Omnibus Law UU tentang Cipta Kerja menjadi salah satu instrumen yang tepat untuk mengurai benang kusut dalam persoalan itu.

“Jadi, Omnibus Law ini memiliki semangat yang sangat-sangat luar biasa, yang akan memotong, mengamputasi penyakit kronis yang mendera bangsa ini, yang akan membuka lapangan kerja,” tandasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Hina Islam, Jokowi: Indonesia Mengecam Keras Pernyataan Macron

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice, Prancis. Jokowi juga mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai menghina Islam.

“Indonesia mengecam keras terjadinya kekerasan di Paris dan Nice yang telah memakan korban jiwa, yang kedua Indonesia mengecam pernyatan Presiden Prancis yang menghina agama Islam yang telah melukai pernyataan umat Islam di seluruh dunia,” kata Jokowi melalui siaran Youtube, Sabtu (31/10).

Baca juga: Menag RI Kecam Pernyataan Macron

Pernyataan Macron, lanjutnya, mencederai persatuan dunia. Jokwoi menegaskan kebebasan berekespresi yang menodai simbol agama harus dihentikan.

“Kebebasan berekspresi yang menodai kesakralan simbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan,” ujarnya.

Lebih lanjut Jokowi pun mengecam terorisme, namun dia menegaskan terorisme tidak ada kaitannya dengan agama manapun. “Terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apapun,” katanya.

Continue Reading

Nasional

Libur Panjang, Dispendukcapil Surabaya Tetap Berikan Pelayanan

Published

on

By

Channel9.id-Surabaya. Dispendukcapil Surabaya tetap buka dan memberikan pelayanan seperti biasanya. Baik online maupun tatap muka, selama masa libur panjang dan cuti bersama ini

Menurut Kadispendukcapil Surabaya, Agus Imam Sonhaji, dibukanya pelayanan saat long weekend ini penting dilakukan demi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Pelayanan secara online lewat aplikasi www.klampid.disdukcapilsurabaya.id juga tetap diproses petugas.

“Jadi petugas tetap masuk untuk melayani yang online itu sesuai dengan jadwal. Apalagi masyarakat dapat menginput data dan mengakses web bisa dari mana saja,” kata Agus, Sabtu (31/10).

Pelayanan tatap muka seperti perekaman e-KTP juga dilayani. Dalam sehari, kapasitas yang diberi sebanyak 250 orang.

“Karena perekaman ini mengharuskan tatap muka, maka kami beri kapasitas 250 per hari. Tetapi untuk pendaftarannya perekaman harus melalui online dahulu,” ujarnya.

Selama libur panjang, pelayanan tatap muka dibuka sejak pagi pukul 08.00 – 18.00 WIB. Petugas dibagi menjadi beberapa shift. Shift pertama pukul 08.00 – 13.00 WIB, shift kedua pukul 13.00 – 18.00 WIB.

Dalam per hari, ada sekitar 31 orang yang melakukan perekaman. Kepada masyarakat yang ingin mengurus perekaman e-KTP, maka harus mendaftar online dulu. Kemudian akan ditindaklanjuti oleh petugas untuk perekaman.

“Jadi akan kami tindaklanjuti sesuai dengan jadwal. Tidak perlu khawatir libur nasional ini. Apapun pelayanan berbasis online yang terdapat dalam website tersebut juga tetap akan diproses,” pungkasnya

Continue Reading

Hot Topic

Jasa Marga Catat 509.140 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.140 kendaraan meninggalkan Jakarta selama 27 Oktober-29 Oktober 2020. Angka itu naik 40,3 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas selama new normal.

Corporate Communications & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengimbau pengguna jalan untuk meninggalkan Jakarta selama periode libur panjang cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H untuk menghindari puncak arus kendaraan kembali ke Jakarta dan pulang lebih awal.

Ia menyarankan pengguna jalan untuk menghindari waktu yang bersamaan kembali ke Jakarta. Hal ini untuk menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi pada Minggu, 1 November 2020.

Baca juga: Penjelasan Jasa Marga Terkait Tarif 9 Ruas Tol yang Akan Naik

“Kami mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal. Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk dapat memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan,” ungkap Heru dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (31/10).

Heru menyatakan pemberlakuan contraflow pada arus balik perlu dilakukan untuk menghindari kepadatan pertemuan dua lalu lintas Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di Km 66 Simpang Susun Dawuan, serta kepadatan jelang akses masuk masuk dan rest area Km 62 dan Km 52.

“Kami juga memastikan proyek pekerjaan di jalan tol berpotensi mengganggu lajur dihentikan sementara, termasuk pekerjaan mobilisasi peralatan,” terang Heru.

Heru juga mengimbau agar pengguna jalan memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima dan mematuhi protokol kesehatan saat berada di tempat istirahat, isi BBM, dan saldo uang elektronik yang cukup. Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk mengisi saldo uang elektronik yang cukup, mematuhi rambu-rambu, dan istirahat jika lelah berkendara.

IG

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC