Channel9.id-Jakarta. Mendagri Tito Karnavian menegaskan rotasi dan penyegaran pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi. Menurutnya, pergantian posisi diperlukan untuk menjaga kinerja sekaligus memberikan tantangan baru bagi pejabat dan organisasi.
Hal itu disampaikan Tito saat melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Tito mengatakan rotasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, termasuk untuk pengisian jabatan, penyegaran, dan promosi. Ia menilai pejabat tidak seharusnya terlalu lama berada di satu posisi karena dapat memengaruhi semangat dan kinerja.
“Ada rotasi di eselon yang sama, juga untuk penyegaran, karena enggak mungkin berlama-lama betul di satu tempat. Kemudian itu enggak sehat juga buat organisasi,” kata Tito.
Selain rotasi, pelantikan juga menjadi momentum promosi bagi sejumlah pejabat. Tito menegaskan keputusan tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan kinerja dan rekam jejak masing-masing pejabat.
Ia pun mengingatkan senioritas tidak menjadi jaminan seseorang akan terus berada dalam jabatan tertentu. Sebaliknya, pejabat yang dinilai memiliki kinerja baik, termasuk dari kalangan muda, harus diberi kesempatan untuk tampil.
“Ada yang [kinerja] bagus, saya juga enggak akan segan-segan, yang muda-muda juga tampil. Sebaliknya yang senior-senior, jangan kemudian merasa bahwa karena senior, itu enggak akan mungkin diganti,” ujarnya.
Tito berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kinerja terbaik. Ia juga meminta seluruh pejabat menerima setiap dinamika organisasi secara positif.
“Selamat bagi rekan-rekan yang mendapatkan promosi dan mendapatkan amanah di tempat yang baru. Bagi rekan-rekan yang belum mendapatkan kesempatan, ada waktunya,” katanya.
Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Utama Kemendagri Bachril Bakri, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Sri Purwaningsih, Sekretaris Inspektorat Jenderal Andi Bataralifu, Inspektur IV Inspektorat Jenderal Yudia Ramli, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dian Andy Permana.
Baca juga: Mendagri Tito Lantik Edi Nurhabad Jadi Deputi Infrastruktur Perbatasan BNPP




