Ketum TP PKK Tekankan Penguatan Peran PKK dan Posyandu di Papua Selatan
Nasional

Pelantikan Ketua PKK Papua Selatan, Tri Tito Soroti Peran Posyandu

Channel9.id-Jakarta. Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, menegaskan pentingnya penguatan peran PKK dan Posyandu dalam pembangunan berbasis keluarga, khususnya di Papua Selatan. Ia juga mendorong percepatan registrasi Posyandu agar pembinaan berjalan optimal dan terintegrasi secara nasional.

Hal itu disampaikan saat melantik Hermina Ewenkos sebagai Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua Selatan secara virtual, Selasa (28/4/2026).

Tri menekankan bahwa pendekatan program pemberdayaan keluarga tidak bisa diseragamkan. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik tersendiri, sehingga dibutuhkan adaptasi, inovasi, serta pemanfaatan potensi lokal.

“Diperlukan keberanian merancang program yang kontekstual dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong kolaborasi lintas perangkat daerah, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan program, agar dampaknya terasa langsung di tingkat desa dan kelurahan. Di sisi lain, Tri mengingatkan bahwa Papua Selatan hingga kini belum mengajukan nomor registrasi Posyandu ke Kementerian Dalam Negeri, sehingga perlu segera ditindaklanjuti.

Lebih lanjut, Tri menjelaskan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat layanan dasar masyarakat. Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu memiliki peran dalam enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), mulai dari kesehatan hingga perlindungan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Tri juga menyampaikan bahwa peran PKK semakin strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan keluarga. Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 dan diperkuat melalui Permendagri Nomor 36 Tahun 2020.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kelembagaan PKK dan Posyandu, meningkatkan kapasitas kader, serta terus menghadirkan inovasi program yang berdampak nyata, seperti peningkatan gizi keluarga dan penguatan ekonomi rumah tangga.

“Amanah ini bukan hanya kehormatan, tetapi tanggung jawab strategis untuk menggerakkan pelayanan dasar hingga ke tingkat paling bawah,” tegasnya.

Dengan penguatan tersebut, Tri optimistis PKK dan Posyandu di Papua Selatan dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga: Tinjau Kampus Unhan, Ketum PKK Tekankan Peran Generasi Muda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

84  +    =  87