Pemda Banyuwangi Terus Gulirkan Program Wenak Untuk Bangkit dari Pandemi
Nasional

Pemda Banyuwangi Terus Gulirkan Program Wenak Untuk Bangkit dari Pandemi

Channel9.id-Banyuwangi. Demi membantu masyarakat untuk bersama-sama bangkit dari pandemi Covid-19, Pemerintah daerah (Pemda) Banyuwangi terus menggulirkan Program “Warung Naik Kelas” (Wenak). Program ini memfasilitasi warung-warung rakyat untuk “naik kelas”, dengan peralatan yang lebih memadai.

Seperti yang diketahui Bantuan “Warung Naik Kelas” ini merupakan program yang digeber sejak pertama kali Bupati Ipuk dilantik pada 26 Februari 2021. Secara bertahap menyasar warung-warung kecil yang tergolong ultra mikro.

“Ini merupakan bagian dari program UMKM Naik Kelas yang kita canangkan. Ada banyak pendekatannya, ada bantuan warung, fasilitasi perizinan, PIRT, bantuan alat produksi, kemasan, pemasaran, dan sebagainya. Ada juga hampir 7.000 PKL mendapat bantuan dana selama PPKM,” imbuh Ipuk.

Baca juga: PPKM Diperpanjang Hingga 30 Agustus, Surabaya Raya Turun ke Level 3

Seperti hari ini Rabu (24/8/21) Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bantuan kepada 300 warung rakyat, Bantuan ini dilakukan secara simbolis ke sejumlah perwakilan warung di Kecamatan Kalibaru, Kecamatan Glenmore, dan Kecamatan Genteng. Sebelumnya telah ada 100 warung rakyat menerima bantuan tersebut melalui sinergi lintas sektor.

“Warung rakyat ini adalah salah satu tumpuan banyak masyarakat. Pemilik warungnya mendapatkan nafkah, warga masyarakat memperoleh makanan dengan harga terjangkau. Kami bantu agar tetap bergeliat di masa sulit ini, sekaligus ini bagian dari pemulihan ekonomi,” ungkap Ipuk.

Para penerima merupakan usulan dari masyarakat yang kemudian diverifikasi oleh dinas terkait.

“Dananya kita transfer ke masing-masing pemilik warung masing-masing Rp1 juta, nanti bisa digunakan untuk beli alat atau melengkapi warung, seperti membeli etalase, alat makan, dan sejenisnya.

Para penerima adalah pengusaha ultra mikro. Sehingga dengan bantuan yang nominalnya tidak besar ini, bisa memberi dampak untuk pengembangannya,” terang Ipuk.

“Program ini akan kami teruskan, dan nanti ditambah alokasinya sesuai kemampuan APBD,” imbuh Ipuk.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ipuk juga mengajak para pedagang untuk menerapkan protokol kesehatan saat berjualan.

“Jaga kesehatan terus. Jangan sampai lupa memakai masker. Para pembeli juga ingatkan jika lalai menggunakan masker,” pesan Ipuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

26  +    =  34