Channel9.id, Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk mengatasi backlog perumahan nasional yang masih tinggi. Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri sosialisasi rancangan keputusan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tentang rumah susun di Kantor BP Tapera, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Tito menilai, pemerintah tidak bisa menyelesaikan persoalan perumahan hanya melalui satu kementerian. Ia menekankan perlunya sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Kementerian PKP tidak bisa bekerja sendiri. Dengan backlog sebesar itu, masalah ini harus kita selesaikan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan seluruh ekosistem menjadi faktor penting untuk mempercepat penanganan persoalan perumahan yang kompleks dan tersebar di berbagai daerah.
Tito menjelaskan, kebijakan perumahan sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan keadilan sebagai prinsip utama pembangunan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
“Perumahan adalah kebutuhan mendasar, selain sandang dan pangan. Kita harus memastikan masyarakat mendapat hunian yang layak,” katanya.
Perizinan Jadi Kendala Utama
Tito mengakui tantangan penyediaan perumahan tidak ringan, baik dari sisi jumlah kebutuhan maupun kompleksitas persoalan di lapangan. Ia menyebut perizinan sebagai salah satu hambatan utama.
“Persoalan kita salah satunya ada di perizinan. Ini harus kita benahi bersama,” ujarnya.
Pemerintah Siapkan Insentif
Sebagai langkah konkret, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk mempermudah pembangunan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan tersebut antara lain pembebasan BPHTB serta penghapusan dan percepatan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Tito memastikan Kementerian Dalam Negeri akan terus mendukung percepatan program perumahan melalui kolaborasi dengan kementerian dan pemerintah daerah.
“Kami akan mendukung penuh setiap program yang bertujuan mempercepat penyediaan perumahan bagi masyarakat,” tegasnya.





