Channel9.id, Jakarta. Jumlah warga terdampak bencana di Sumatra yang masih bertahan di lokasi pengungsian terus menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan catatan terbaru Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, total pengungsi yang saat ini tercatat berada di pos pengungsian berjumlah 111.788 orang.
Juru Bicara Satgas, Amran Jamaludin, menyampaikan bahwa berkurangnya jumlah pengungsi berlangsung secara bertahap seiring dengan kemajuan penanganan dan pemulihan yang dilakukan pemerintah di wilayah terdampak. Proses tersebut, menurutnya, mendorong sebagian pengungsi untuk mulai meninggalkan tempat penampungan.
“Berdasarkan laporan terakhir yang masuk ke Posko Satgas, jumlah pengungsi terus mengalami penurunan dari waktu ke waktu,” ujar Amran saat menyampaikan perkembangan penanganan bencana di Sumatra dalam konferensi pers di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Kamis (29/1/2026).
Ia menambahkan, pemerintah menargetkan agar seluruh pengungsi nantinya dapat kembali ke tempat tinggal masing-masing dan tidak lagi bergantung pada fasilitas pengungsian. Oleh karena itu, upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi terus diintensifkan.
Terkait sebaran pengungsi, Amran menjelaskan bahwa di Provinsi Sumatera Barat jumlah pengungsi turun dari 10.854 orang pada 24 Januari menjadi 9.040 orang saat ini. Di Provinsi Sumatera Utara, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 11.085 orang. Sementara itu, Provinsi Aceh masih menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbesar, yakni mencapai 91.663 orang.
Secara keseluruhan, total pengungsi di tiga provinsi terdampak tersebut kini berjumlah 111.788 orang. Angka tersebut mencerminkan penurunan yang konsisten dibandingkan periode sebelumnya.





