Hot Topic

Potret ‘Before-After’ Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh usai Dibersihkan TNI

Channel9.id – Pidie Jaya. Personel TNI terus melakukan pembersihan rumah warga yang terendam lumpur akibat banjir bandang pada November lalu di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Kegiatan difokuskan di Desa Kota Meureudu dengan capaian progres pembersihan di sejumlah rumah rata-rata di atas 65 persen.

Perubahan kondisi sebelum dan sesudah pembersihan terlihat jelas di sejumlah titik terdampak. Rumah yang sebelumnya tertimbun lumpur setinggi betis orang dewasa kini mulai bersih sehingga warga dapat kembali beraktivitas dan menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang.

Di rumah milik Rafidah, lumpur sisa banjir yang sebelumnya menutupi sebagian besar ruangan telah dibersihkan dengan capaian progres sekitar 69 persen. Prajurit TNI bekerja menggunakan sekop dan cangkul untuk mengumpulkan lumpur ke dalam gerobak sebelum memindahkannya ke luar rumah.

Material lumpur yang mengendap di lantai dan sudut ruangan diangkat secara bertahap agar struktur rumah tidak rusak. Pembersihan dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana karena akses alat berat terbatas di kawasan permukiman padat.

Kondisi lebih berat ditemukan di rumah Halimah karena seluruh ruangan dipenuhi tanah dengan ketinggian hampir setengah badan orang dewasa. Setelah dilakukan kerja gotong royong oleh personel TNI, material tersebut berhasil diangkat keluar rumah dengan progres mencapai 71 persen.

Tumpukan tanah yang mengeras sempat memperlambat proses pembersihan di lokasi tersebut. Namun, pengerjaan terus dilakukan secara bertahap hingga bagian dalam rumah mulai kembali terlihat.

Di rumah Humadah, sebuah kamar yang sebelumnya dipenuhi lumpur basah kini mulai tampak bentuk aslinya. Pembersihan di lokasi itu telah mencapai sekitar 65 persen dengan fokus pada pengangkatan lumpur yang mengendap tebal di lantai.

Sementara itu, di rumah Yusuf, pembersihan difokuskan pada area teras dan bagian depan rumah. Pekerjaan di lokasi ini hampir selesai dengan capaian sekitar 70 persen, sementara sisa lumpur di sudut ruangan terus diangkat agar rumah segera dapat ditempati kembali.

Di rumah Hayatun Rahmi, lumpur becek yang mengendap di seluruh ruangan juga terus dibersihkan oleh anggota TNI. Hingga hari ini, progres pembersihan telah mencapai 68 persen dengan fokus pada pengeringan dan pengangkatan material sisa banjir.

Kehadiran prajurit TNI di tengah warga terdampak menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan untuk membantu masyarakat kembali menempati rumah yang layak huni setelah terdampak banjir bandang.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5  +  4  =