Channel9.id – Bogor. Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi seluruh jajaran Kabinet Merah Putih karena telah bekerja dengan penuh inisiatif selama setahun terakhir. Prabowo menilai pengambilan suatu keputusan membutuhkan keberanian.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin retret Kabinet Merah Putih atau taklimat awal tahun di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2025).
“Saudara-saudara, walaupun mungkin tidak terlalu sering saya kumpulkan, saudara-saudara telah bekerja dengan penuh inisiatif, dengan penuh pemahaman, keberanian. Karena, saudara-saudara, mengambil keputusan, mengambil inisiatif, itu membutuhkan keberanian,” kata Prabowo saat memberikan arahan kepada jajaran Kabinet Merah Putih.
Menurutnya, cara paling aman dan mudah dalam bekerja untuk negara adalah dengan menunggu petunjuk dari kepala negara. Namun, Prabowo menekankan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang memahami strategi besar dan arahan pimpinan.
“Yang paling aman, paling gampang, tidak berbuat apa-apa atau menunggu petunjuk. Tetapi pemimpin sejati, pemimpin sebenarnya, adalah mereka yang memahami strategi besar, memahami tujuan, memahami direktif pemimpin,” ucapnya.
“Sehingga yang dipahami adalah arah besar, adalah petunjuk umum, bukan tiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan,” sambung Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengaku bangga dengan capaian kinerja pemerintahannya selama setahun terakhir. Ia pun menegaskan bahwa esensi dari strategi transformasi bangsa yang ia canangkan adalah soal kemandirian bangsa Indonesia.
“Strategi yang kita yakini, yang kita sebut strategi transformasi bangsa, di mana esensi-esensinya adalah yang pertama bangsa Indonesia harus mandiri. Bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan di situ elemen utamanya adalah swasembada pangan,” jelasnya.
Adapun dalam retret ini, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya menyampaikan pengantar sebelum Prabowo memberikan arahan kepada jajaran kabinet. Pengantar itu berupa tayangan video yang memperlihatkan capaian kinerja pemerintahan selama setahun terakhir, termasuk Satgas Jembatan yang baru dibentuk Prabowo pada akhir 2025.
Seluruh Kabinet Merah Putih hadir. Mulai dari Menko PM Muhaimin Iskandar, Menko Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menko PMK Pratikno, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu Sugiono, Mendagri Tito Karnavian.
Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit, Jaksa Agung ST Burhanuddin, KSAD Maruli Simanjuntak, KSAU Tonny Harjono dan KSAL Muhammad Ali juga hadir.
HT





