Ekbis

Prabowo Kunjungan ke Jepang, Diaspora: Peluang Strategis Pemasaran UMKM Indonesia

Channel9.id –  Tokyo. Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Jepang disambut positif oleh diaspora Indonesia, khususnya kalangan pelaku usaha yang melihatnya sebagai momentum memperluas akses pasar produk dalam negeri. Mereka menilai kehadiran kepala negara menjadi sinyal penguatan hubungan ekonomi bilateral yang berpotensi mendorong penetrasi UMKM Indonesia di pasar Jepang.

Salah satu perwakilan diaspora, Sari Okano dari Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Jepang, menyampaikan kegembiraannya saat bertemu langsung dengan Prabowo. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai pengalaman berkesan yang membangkitkan optimisme bagi pelaku usaha Indonesia di luar negeri.

“Hari ini saya senang sekali ya bertemu dengan Bapak yang luar biasa. Pertama kali langsung berhadapan dan alhamdulillah bisa salaman, senang banget,” ujarnya.

Menurut Sari, kunjungan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan membuka peluang konkret bagi penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Jepang. Diaspora selama ini berperan sebagai penghubung bagi produk lokal agar mampu bersaing di pasar internasional, meski masih menghadapi tantangan distribusi, branding, dan penetrasi pasar.

“Harapan kami sih sebagai Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia di Jepang, itu dengan kedatangan Bapak ke sini menjadi suatu jalan untuk kami, untuk hubungan baik ya antara ekonomi Indonesia dan Jepang,” ucapnya.

Ia menilai kehadiran Prabowo membawa dorongan positif bagi pengembangan UMKM Indonesia di Jepang. Sari juga menekankan pentingnya peningkatan daya saing agar produk nasional tidak tertinggal dari negara lain di kawasan Asia.

“Insyaallah, ke depannya dengan Bapak datang ke sini ada aura yang besar ya untuk para UMKM Indonesia yang kami support di Jepang,” katanya.

Sari berharap momentum ini dapat mempermudah pelaku usaha Indonesia dalam memasarkan produk mereka di Jepang. Ia juga menilai figur Prabowo sebagai sosok yang mampu memberikan inspirasi bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.

“Supaya pengusaha-pengusaha Indonesia yang ada di Jepang juga mudah untuk memasarkan barang-barang UMKM di Indonesia,” tuturnya.

“Bapak adalah seorang yang benar-benar penuh semangat dan sangat menginspirasi semua masyarakat Indonesia yang ada di Jepang,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama rombongan tiba di Bandara Haneda, Tokyo, dalam rangka kunjungan resmi perdana ke Jepang pada Minggu (29/3/2026) pukul 19.10 waktu setempat. Dalam agenda tersebut, Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Kaisar Jepang Naruhito dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa kunjungan tersebut akan membahas berbagai isu strategis yang menjadi kekuatan kerja sama Indonesia dan Jepang. Pembahasan itu mencakup sejumlah sektor yang selama ini menjadi fokus kedua negara.

“Pertemuan-pertemuan ini tentunya untuk memperkuat kerja sama persahabatan kedua negara dan memang secara khusus Pak Presiden tentu akan banyak membicarakan hal-hal strategis yang selama ini menjadi kekuatan kerja sama kita dengan Pemerintah Jepang,” ujar Prasetyo.

“Contoh dalam hal perdagangan, kemudian teknologi, pendidikan, dan termasuk dalam lingkup dalam hal kerja sama kehutanan dan lingkungan,” katanya.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  11  =  21