Channel9.id, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto langsung menginstruksikan percepatan pencarian dan evakuasi pesawat ATR yang mengalami kecelakaan pada Sabtu (17/1). Arahan tersebut diberikan segera setelah Presiden menerima laporan insiden saat memimpin rapat terbatas di Jakarta.
Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026).
“Kita menyampaikan rasa keprihatinan dan duka cita yang mendalam karena kembali terjadi musibah,” ujar Prasetyo.
Menurut Prasetyo, begitu informasi mengenai jatuhnya pesawat disampaikan, Presiden meminta seluruh instansi terkait untuk bergerak cepat. Kepala negara menekankan bahwa proses evakuasi harus langsung dilakukan setelah titik koordinat pesawat teridentifikasi.
“Presiden memerintahkan jajaran terkait untuk segera melakukan pencarian. Jika lokasi sudah ditemukan, evakuasi harus dilakukan secepat mungkin,” tegasnya.
Upaya pencarian di lapangan dilaksanakan secara terpadu oleh Basarnas, TNI, Polri, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah koordinasi gubernur. Kerja gabungan tersebut akhirnya berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat di wilayah Maros.
“Alhamdulillah, seluruh unsur bergerak cepat dan sudah menemukan titik lokasi jatuhnya pesawat,” kata Prasetyo.
Informasi dari warga yang melihat dan mendengar ledakan di sekitar area kejadian turut membantu mempercepat proses pencarian. Pemerintah tetap memantau kondisi di lapangan untuk memastikan seluruh tahapan penanganan dapat diselesaikan sesegera mungkin.
“Kami turut berduka cita dan terus memonitor agar seluruh proses dapat dilakukan secepat-cepatnya,” tutup Prasetyo.





