Nasional

Revitalisasi Sekolah di Gorontalo Mulai Dirasakan, Guru Kenang Kelas Pernah Bocor Saat Hujan

Channel9.id – Jakarta. Program revitalisasi satuan pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai dirasakan manfaatnya oleh sejumlah sekolah di Provinsi Gorontalo. Beberapa sekolah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan fasilitas kini mulai mendapatkan perbaikan sarana belajar.

Program yang diluncurkan sejak peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 itu menyasar berbagai wilayah, termasuk sekolah-sekolah di daerah pelosok. Revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dengan memastikan fasilitas belajar yang lebih layak bagi siswa.

Perubahan kondisi sekolah dirasakan di SD Negeri 26 Paguyaman yang sebelumnya mengalami kerusakan pada ruang kelas. Kepala sekolah Herni Ahaya Yunus mengenang ruang belajar kerap bocor saat hujan sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Sebelum menerima revitalisasi, siswa belajar dalam kondisi ruangan kelas rusak, bocor, dan sering basah kalau hujan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Kini ruang belajar di sekolah tersebut telah diperbaiki sehingga kegiatan belajar berlangsung lebih nyaman. Guru dan siswa disebut dapat menjalankan aktivitas belajar mengajar dengan lingkungan yang lebih mendukung.

Perbaikan juga dirasakan di SMP Negeri 3 Telaga yang berada di wilayah ujung Kabupaten Gorontalo dan berbatasan dengan Kabupaten Bone Bolango. Kepala sekolah Aysa Utiarahman menilai perhatian pemerintah sangat berarti bagi sekolah yang berada di wilayah perbatasan.

“Ini merupakan rasa syukur dan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah memberikan perhatian kepada sekolah kami,” katanya.

Ia menilai revitalisasi tersebut membantu sekolah berkembang menjadi satuan pendidikan yang lebih potensial. Dukungan infrastruktur yang lebih memadai disebut turut memperkuat proses pembelajaran di sekolah.

Manfaat revitalisasi juga dirasakan di SMP Negeri 3 Kabila dan SD Negeri 16 Pulubala. Di salah satu sekolah dasar itu, pembangunan fasilitas sanitasi dinilai membantu memenuhi kebutuhan dasar siswa selama berada di lingkungan sekolah.

“Adanya pembangunan jamban ini kami sangat bersyukur karena memang sangat dibutuhkan oleh siswa di sekolah kami,” ujar Kepala Sekolah Irawati Hasan Angio.

Perubahan kondisi fasilitas sekolah tersebut disambut antusias oleh para siswa. Dengan ruang belajar dan sarana yang lebih baik, mereka disebut semakin bersemangat mengikuti pelajaran.

Guru dan siswa dari sejumlah sekolah penerima program revitalisasi di Gorontalo juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah. Mereka berharap perbaikan fasilitas pendidikan dapat terus menjangkau sekolah-sekolah hingga ke daerah pelosok.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16  +    =  17