Nasional

Ribka Haluk Minta RSUD Yowari Prioritaskan Pasien, Administrasi Menyusul

Channel9.id, Sentani. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau langsung pelayanan kesehatan di RSUD Yowari, Kabupaten Jayapura, Papua. Ia menyapa satu per satu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk memastikan layanan berjalan optimal.

Sejumlah pasien menyampaikan keluhan, mulai dari akses penanganan awal, layanan rawat inap, hingga persoalan BPJS Kesehatan. Ribka juga mengecek peralatan medis dan fasilitas penunjang, termasuk toilet. Ia menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh, terutama pada layanan dasar.

“Saya minta pelayanan pasien menjadi prioritas utama. Lima menit setelah pasien masuk, tenaga medis harus sudah bertindak. Layani pasien dulu, administrasi menyusul,” tegasnya, Selasa (17/3/2026).

Dorong Perbaikan Manajemen dan Layanan

Ribka menegaskan, rumah sakit harus membenahi tidak hanya layanan medis, tetapi juga manajemen secara keseluruhan. Menurutnya, rumah sakit menjadi harapan terakhir masyarakat dalam layanan kesehatan.

“Karena itu, kita harus perbaiki manajemen dan kualitas layanan secara menyeluruh,” ujarnya.

Salurkan Bantuan dan Dorong Kebersihan

Dalam kunjungan tersebut, Ribka menyerahkan bantuan berupa kursi bagi pendamping pasien dan bantal untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Ia juga membagikan perlengkapan kebersihan untuk mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

“Kebersihan menjadi kunci meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kita harus rutin kerja bakti, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat,” katanya.

Ia mengajak semua pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit.

Komitmen Perbaikan dan Koordinasi Lintas Sektor

Ribka mengapresiasi langkah cepat pihak rumah sakit yang langsung menggelar kerja bakti usai kunjungan. Ia meminta upaya tersebut terus dilakukan secara konsisten.

Ia juga menegaskan komitmen Kementerian Dalam Negeri untuk mendukung perbaikan RSUD Yowari sebagai rumah sakit rujukan di Papua. Dalam waktu dekat, Kemendagri akan menggelar rapat bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi.

“Kami akan menggelar rapat lengkap untuk memetakan masalah dan mencari solusi bersama. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ribka menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat dukungan tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat meningkatkan kualitas layanan RSUD Yowari.

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah pejabat daerah dan perwakilan instansi terkait turut hadir mendampingi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  81  =  88