Connect with us

Lifestyle & Sport

Risiko Minum Kopi Instan Bagi Kesehatan Jika Diminum Berlebihan

Published

on

Risiko Minum Kopi Instan Bagi Kesehatan Jika Diminum Berlebihan

Channel9.id-Jakarta. Banyak orang yang menggemari kopi. Kandungan kafeinnya yang bersifat stimulan bisa memberi lonjakan energi. Sehingga setelah meminumnya, seseorang cenderung lebih fokus, segar, hingga bersemangat.

Di antara penggemar kopi itu, tak sedikit yang memilih kopi instan. Pasalnya, selain praktis dibuat, kopi instan juga murah. Rasanya pun tetap nikmat.

Jika Kamu termasuk penggemar kopi instan, sebaiknya Kamu waspada. Sebab biasanya kopi instan punya kandungan kopi yang lebih sedikit. Ada pula yang hanya menggunakan perasa kopi dan pemanis buatan. Tak heran bila kopi ini dibanderol dengan harga murah.

Bukan cuma itu, kopi instan juga diduga mengandung zat yang berisiko bagi kesehatan. Belum lagi jika diminum berlebihan secara rutin. Sudah ada banyak pakar kesehatan yang memperingatkan akan hal ini. Nah, untuk mengetahui risikonya, simak risiko minum kopi instan berikut ini.

1. Meningkatkan risiko obesitas
Sudah disinggung sebelumnya bahwa kopi instan mengandung gula dan pemanis buatan. Jadi, jika dikonsumsi secara berlebihan, risiko obesitas atau berat badan berlebih semakin meningkat. Risiko ini juga akan semakin meningkat jika jarang olahraga atau tak menerapkan gaya hidup sehat.

2. Meningkatkan risiko diabetes
Selain itu, risiko terkena diabetes juga bisa meningkat lantaran kandungan gula atau pemanis buatan yang tinggi di dalamnya. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa mengonsumsi minuman manis seperti kopi instan secara berlebihan bisa memberi lonjakan gula darah pada orang-orang yang berisiko diabetes.

3. Meningkatkan risiko masalah kardiovaskular
Umumnya, kopi instan mengandung krimer nabati. Kandungan ini sejatinya tak bisa dicerna dengan sempurna oleh tubuh. Oleh karenanya, kandungan ini bisa menumpuk hingga akhirnya bisa menyumbat pembuluh darah. Adapun penyumbatan pembuluh darah itu menjadi pemicu penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Selain itu, kafein pada kopi instan merupakan kafein buatan. Jika dikonsumsi berlebihan, hormon dopamin pada tubuh akan meningkat, yang berisiko memicu penyakit jantung.

4. Meningkatkan kolesterol jahat (LDL)
Peningkatan kolesterol jahat (LDL) juga merupakan risiko minum kopi instan. Ini karena krimer yang terkandung di dalamnya. Kandungan ini membuat kolesterol tubuh susah dicerna, sehingga membuat kandungan kolesterol menumpuk dan semakin tinggi.

5. Meningkatkan risiko kanker
Kopi instan juga mengandung gula dan minyak nabati. Jika kedua zat ini dikonsumsi terlalu sering, akan memicu kanker. Belum lagi jika keduanya dikombinasikan bahan kimia tertentu, risiko kanker bisa semakin meningkat. Meski demikian, perihal kopi instan bisa memicu kanker masih membutuhkan penelitian lanjutan.

Demikian sejumlah risiko kopi instan bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Untuk terhindar dari bahayanya, sebaiknya minumlah kopi dari biji kopi asli.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Indonesia Dapat Medali Pertama, Jokowi Ucapkan Selamat

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Indonesia mendapat medali pertama di Olimpiade Tokyo usai atlet angkat besi Windy Cantika Asiah meraih perunggu di kelas 49 kilogram putri di Tokyo, Jepang, Sabtu (24/07).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyambut kabar gembira dari ajang olah raga terbesar dunia tersebut.

“Kabar baik datang dari Tokyo, hari ini. Atlet angkat besi putri Indonesia, Windy Cantika Asiah, mempersembahkan medali pertama dari ajang Olimpiade Tokyo dengan merebut medali perunggu di kelas 49kg,”ujar Jokowi seperti dikutip dari laman akun Instagram-nya.

“Dari Tanah Air, saya menyampaikan selamat,”katanya.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Persembahkan Medali Pertama 

Seperti diketahui, Windy Cantika Asiah memperoleh medali perunggu usai sukses melakukan angkatan 84 kilogram di usaha kedua. Adapun total angkatan clean & jerk terbaik Windy adalah 110 kilogram yang didapat pada kesempatan ketiga.

Sementara medali emas direbut wakil Cina, Zhihui Hou dan medali perak diraih atlet India, Chanu Saikhom Mirabai.

Continue Reading

Hot Topic

Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Persembahkan Medali Pertama bagi Indonesia

Published

on

By

Channel9.id-Tokyo. Atlet cabang angkat besi, Windy Cantika Aisah, mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Windy merebut medali perunggu dari cabang angkat besi kelas 49 kilogram putri di Tokyo, Jepang, Sabtu (24/07).

Wanita kelahiran 11 Juni 2002 lalu itu, meraih medali dengan total angkatan 194 kilogram. Sementara medali emas direbut wakil Cina, Zhihui Hou dan medali perak diraih atlet India, Chanu Saikhom Mirabai.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Dibuka

Lifter asal Bandung itu sempat gagal dalam upaya pertama snatch di berat 84 kilogram. Namun, ia akhirnya  sukses melakukan angkatan 84 kilogram di usaha kedua.  Ia gagal pada usaha snatch ketiga di 87 kilogram.

Adapun total angkatan clean & jerk terbaik Windy Cantika adalah 110 kg yang didapat pada kesempatan ketiga.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi turut menyaksikan langsung saat Windy mempersembahkan perunggu bagi Indonesia. “Ini medali pertama yang dihadiahkan oleh Aisah,” katanya dari Arena Olimpiade Tokyo.

Sebagai medali pertama, ini cukup membanggakan apalagi disumbang oleh lifter puteri. Semoga memacu semangat atlet lain berlaga di Olimpiade.

“Aisah yang baru 19 tahun tampil dengan Hou (Cina) dan Marabai (India) yang memegang rekor dunia. Aisah sangat potensial jadi bintang Indonesia di gelanggang olahraga dunia,” ujar Dubes Heri Akhmadi.

 

 

 

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Arbain, Komedian Tiga Zaman Meninggal Dunia

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Dunia seniman Indonesia kembali berduka. Arbain 90 tahun, komedian senior meninggal dunia di Cileungsi, Bogor, Jumat (23/7/2021) malam.

Arbain yang belakangan meramaikan jagad Youtuber dan Tik-tok dengan banyolan yang menyegarkan itu meninggal dunia karena sakit.

Sahabat karibnya Bambang Suud sesama seniman asal Tegal, nampak terpukul dan kaget karena sehari sebelumnya pada Kamis 22 Juli lalu, Almarhum masih bertandang ke rumahnya di Depok, Jawa Barat.

“Memang sudah nampak kurang segar, tetapi saya tidak pernah dengar Almarhum sakit. Beliau datang ke sini biasa dengan motornya,” ujar Bambang Suud yang mengampu siaran radio bahasa ngapak.

Baca juga: Komedian Nunung Sidang Perdana Hari Ini 

Sebagai komedian Arbain cukup dituakan di Persatuan Seniman Komedia (Paski), pelawak Gery, Komeng, sangat menghormati, senior komedi kelahiran Tegal Andong, Slawi ini.

Maklum Arbain, termasuk langka karena temen sezamannya, seperti pelawak Edi Suud, Bing Slamet, Cholik Jaya Karta, sudah tidak ada lagi.

Selain sebagai komedian, Arbain juga pernah bermain di layar lebar. “Arbain pernah main di Film Saur Sepuh Garapan Sutradara Imam Tantowi,” ujar Bambang Suud.

Arbain, dan karya-karyanya termasuk pioner dalam iklan layanan masyarakat yang dikemas dalam bentuk serial drama pendek.

Bagi warga Tegal di Jabodetabek, Arbain juga termasuk senior yang dihormati. Walaupun sudah sepuh, beliau selalu semangat dan menjadi pengurus bidang Seni Budaya, Ikatan Keluarga Besar Tegal di Jabodetabek.

Setelah berkelana di tahun 1950-an di Jakarta, Arbain pernah menjadi staf di kantor Dewan Pertimbangan Agung (DPA) sekarang Dewan Pertimbangan Presiden di masa Orde Baru. Tak betah di birokrasi, Arbain kembali ke dunia seni dan meneruskan sebagai komedian. Selamat jalan Arbain, doa kami menyertai.

Continue Reading

HOT TOPIC