Ruth Sahanaya Rilis Mini Album ‘Merindu’ Representasikan Rasa Rindu Identitasnya Dulu
Lifestyle & Sport

Ruth Sahanaya Rilis Mini Album ‘Merindu’ Representasikan Rasa Rindu Identitasnya Dulu

Channel9.id-Jakarta. Ruth Sahanaya kembali ke industri musik dengan karya terbaru. Diva pop yang akrab disapa Uthe itu merilis mini album atau Extended Play (EP) bertajuk ‘Merindu’ pada Jumat (4/9/2026).

EP ‘Merindu’ berisi enam lagu, yakni ‘Pelangi’, ‘Aku Tak Sanggup’, ‘Terserah Kamu’, ‘Aku Merindu’, ‘Pagi’, dan ‘Sebaris Lirik Cinta’. Karya ini menjadi penanda kembalinya Ruth setelah sekitar delapan tahun tidak merilis album solo.

Bagi Uthe, ‘Merindu’ bukan sekadar karya baru. EP tersebut menjadi representasi kerinduannya terhadap perjalanan sekaligus identitas musik yang selama ini melekat pada dirinya.

“Karena itu harus tetap ada identitas aku yang dulu, itu harus tetap ada sih dalam EP ‘Merindu’,” kata Uthe saat konferensi pers peluncuran EP ‘Merindu’ di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Salah satu lagu yang disebut paling mewakili karakter vokalnya adalah ‘Aku Tak Sanggup’. Lagu ciptaan Kelvin Joshua (Keljo) itu menampilkan karakter vokal Uthe dengan nada-nada tinggi.

Proses produksi EP ini juga melibatkan sejumlah musisi dan produser muda. Selain Keljo, ada Farel Hilal yang memproduseri ‘Pelangi’ serta gitaris Indra Iryawansyah Amac (Koko), pencipta lagu ‘Sebaris Lirik Cinta’.

Meski tetap mempertahankan karakter musiknya, Ruth Sahanaya juga mencoba mengikuti perkembangan tren musik saat ini. Sejumlah lagu dalam ‘Merindu’ mengusung nuansa city pop khas era 1980-an yang kembali digemari generasi muda.

Ada pula sentuhan musik dansa bergaya Latin yang dibuat catchy. Perpaduan tersebut menjadi cara Uthe untuk mempertemukan karakter musiknya dengan selera pendengar lintas generasi.

Tak hanya dirilis secara digital, ‘Merindu’ juga akan hadir dalam format fisik berupa piringan hitam atau vinyl. Namun, edisi ini dibuat sangat terbatas, yakni hanya 100 keping dengan nomor seri 001 hingga 100.

Vinyl tersebut disiapkan oleh Jeffry Waworuntu, suami sekaligus manajer dan produser eksekutif Ruth, sebagai kejutan sekaligus untuk mewujudkan salah satu cita-cita lama sang penyanyi.

“Saya juga mau memberikan pengumuman bahwa album EP ‘Merindu’ ini akan kami cetak di vinyl. Format fisik khusus ini dirancang menggunakan sistem penomoran seri mulai dari nomor 001 hingga 100,” ujar Jeffry.

Distribusi vinyl rencananya dimulai berdasarkan pemesanan pada November 2026. Sementara itu, harga dan mekanisme pemesanan akan diumumkan kemudian melalui akun Instagram @mamauthe.

Untuk melengkapi perilisan EP, Ruth Sahanaya juga menyiapkan rangkaian Live Session yang akan ditayangkan secara bertahap melalui kanal YouTube pribadinya.

Peluncuran ‘Merindu’ sekaligus menjadi momen spesial bagi Uthe yang baru saja merayakan ulang tahun pada 1 September. Sebelum dirilis ke platform musik digital, ia juga menggelar intimate listening party bersama 20 pendengar terpilih dari Jakarta untuk mendengarkan dan memberikan tanggapan terhadap lagu-lagu dalam EP tersebut.

Melalui ‘Merindu’, Ruth Sahanaya ingin membuktikan bahwa perjalanan musiknya masih terus berjalan. Setelah puluhan tahun berkarier, Uthe tetap mempertahankan identitas vokalnya sekaligus membuka ruang bagi warna musik baru yang dapat dinikmati lintas generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  72  =  82