Skema Huntap
Nasional

Satgas PRR Siapkan 2 Skema Huntap untuk Korban Bencana Sumatera

Channel9.id-Jakarta. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menyiapkan dua konsep hunian tetap (huntap) untuk para penyintas bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pembangunan ini akan dikebut usai Idulfitri 2026.

Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait agar pembangunan huntap bisa segera dimulai.

“Kami sudah janjian nanti setelah Lebaran ini dengan Menteri PKP untuk turun koordinasikan pemda-pemda yang mana sudah siap dibangun, untuk segera dibangun,” ujar Tito usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).

Pembangunan huntap ini ditujukan bagi warga yang rumahnya rusak berat, roboh, atau hanyut akibat banjir. Program tersebut menjadi bagian penting dalam pemulihan agar masyarakat bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Ada dua skema yang disiapkan. Pertama, skema in situ, yakni pembangunan huntap di lokasi atau sekitar tempat tinggal semula, dengan syarat keamanan lahan yang ketat. Skema ini salah satunya akan dikerjakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana, termasuk rencana pembangunan 365 unit huntap di Kabupaten Bireuen.

Kedua, skema komunal atau relokasi terpusat. Dalam skema ini, huntap dibangun di satu kawasan baru yang dinilai aman untuk menampung warga dari daerah rawan bencana. Skema ini antara lain disiapkan oleh Kementerian PKP.

Secara keseluruhan, kebutuhan huntap di tiga provinsi terdampak mencapai 36.669 unit. Saat ini, sebanyak 110 unit telah rampung dibangun, sementara 1.359 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Sembari menunggu pembangunan selesai, pemerintah juga menyiapkan hunian sementara (huntara) serta Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp1,8 juta bagi warga terdampak yang memilih menyewa rumah.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana, sekaligus memastikan para penyintas mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak.

Baca juga: Tito Karnavian: Pembangunan Huntap Dikebut Usai Lebaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5  +  3  =