Connect with us

Nasional

SETARA Institute: Stop Kekerasan dan Lindungi Obyek Sipil Serta Penduduk di Papua

Published

on

SETARA Institute: Stop Kekerasan dan Lindungi Obyek Sipil Serta Penduduk di Papua

Channel9.id-Jakarta. Serangan kelompok bersenjata TPN (Tentara Pembebasan Nasional) OPM ke sejumlah sarana pelayanan publik hingga kemudian berakibat hilang nyawa dari para pekerja di sektor tersebut harus dikecam dan tidak bisa dibenarkan dari sudut pandang manapun.

“Pertikaian senjata antara TPN OPM dengan aparat penegak hukum Indonesia memang masih debatable apakah masuk dalam kategori hukum humaniter internasional, tapi ini bukan berarti pihak-pihak yang bertikai bisa mengabaikan begitu saja. Obyek sipil dan penduduk sipil harus mendapat perlindungan maksimal. Baik dari negara maupun dari kelompok bersenjata yang melakukan perlawanan,” kata Bonar Tigor Naipospos Wakil Ketua Badan Pengurus SETARA Institute pada pernyataan pers, Senin (20/09/2021).

TPN OPM berulang kali menyerukan agar warna non Papua harus segera pergi meninggalkan Papua dan mereka yang masih tinggal dianggap sebagai bagian dari kombatan yang harus diperangi. TPN OPM tampaknya memiliki strategi melumpuhkan pelayanan publik agar dampaknya terjadi krisis kemanusiaan yang membuat konflik berkepanjangan sembari berharap ada international humanitarian intervention.

“Strategi semacam ini berakibat buruk dan kontra produktif. TPN OPM tidak menyadari bahwa aksi yang dilakukan dalam menyasar obyek sipil dan penduduk sipil akan membuat kehilangan simpati baik dari kalangan domestik, nasional maupun internasional. Metode TPN OPM untuk memperjuangkan hak kemerdekaannya akan dipertanyakan,” lanjutnya

Begitu juga patut dipertanyakan apa yang dilakukan oleh negara selama ini –dalam hal ini aparat Indonesia– keamanan insani tidak menjadi prioritas utama. Obyek sipil dan para pekerja di sektor tersebut seharusnya mendapat perlindungan maksimal, karena mereka berada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan terhadap penduduk sipil dalam area konflik bersenjata.

Kebutuhan dasar dan infrastruktur penunjang bagi pelayanan publik masih jauh dari memadai. Sementara Kekerasan terhadap orang asli Papua terus terjadi, sedang pelangggaran HAM yang terjadi di masa lalu diabaikan. Pengerahan kekuatan bersenjata lebih diutamakan ketimbang memberikan perlindungan bagi warga, sehingga ibaratnya warga seperti “pelanduk yang mati ditengah”.

Kekerasan bersenjata siapa pelakunya dari kedua kubu tidak bisa dibenarkan. Korban sipil akan terus berjatuhan akibat siklus kekerasan.

“Setara Institute terus tanpa hentinya menyerukan agar baik aparat keamanan Indonesia dan kelompok bersenjata TPN OPM untuk mengambil langkah-langkah peredaan ketegangan dan penghentian permusuhan (cessation of hostilities) sebagai tahap awal menuju penyelesaian konflik Papua yang menyeluruh. Wujudkan Papua tanah damai. Sudah saatnya dialog dikedepankan dan senjata ditanggalkan,” pungkanya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

RSDC Wisma Atlet Rawat 191 Pasien Positif Covid-19 Saat Ini

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran mencatat pengurangan pasien sebanyak 14 orang. Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet sebanyak 191 orang per Senin (25/10).

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Aris Mudian memerinci jumlah pasien yang dirawat di Tower 4, 5, 6, dan 7 berjumlah 101 pasien pria dan 90 pasien wanita. Secara keseluruhan, pasien Covid-19 di Wisma Atlet pasien yang sudah terdaftar di Tower 4, 5, 6, dan 7 sejak 23 Maret 2020 hingga 25 Oktober 2021 mencapai 128.629 orang.
Dari total tersebut, 128.438 orang di antaranya sudah keluar, ada yang sembuh, dirujuk ke rumah sakit lain, atau meninggal dunia.

“Perinciannya, 126.800 telah dinyatakan sembuh, 1.042 orang dirujuk ke Rumah Sakit (RS) lain, dan 596 orang meninggal dunia,” kata Aris dalam keterangan resmi, Senin (25/10).

Baca juga: Menkes Sebut Indonesia Tengah Pantau Varian Baru Covid-19-dari Inggris

RSDC Wisma Atlet Pademangan kini merawat inap 4.455 pasien. Jumlah tersebut bertambah 273 dibanding hari sebelumnya. Sementara itu, di RSKI Pulau Galang jumlah yang dirawat berjumlah 215 orang, berkurang 6 orang dibanding sehari sebelumnya.

Sejak 12 April 2020 hingga hari ini pasien yang terdaftar di RSKI Pulau Galang mencapai 17.143, dengan rincian 16.928 orang di antaranya telah pulang karena selesai isolasi 16.885 orang, dirujuk ke RS lain 42 orang, dan meningga dunia 1 orang.

Selain itu, tercatat RSDC Rusun Pasar Rumput merawat 1099. Secara keseluruhan, total pasien Covid-19 yang ada di RSDC Rusun Pasar Rumput di Tower 1 dan 2 sejak 21 September 2021 hingga 25 Oktober 2021 mencapai 9612 orang.

IG

Continue Reading

Nasional

Keluarga Besar Kemendagri Kenang Jasa Almarhum Muhammad Hudori

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Keluarga Besar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah berduka setelah kepergian sosok Sekretaris Jenderal (Sekjen) Muhammad Hudori, yang telah mendahului menghadap Sang Pencipta pada Minggu (24/10/2021) malam. Mewakili keluarga besar Kemendagri, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Suhajar Diantoro mengenang dan mengapresiasi jasa-jasa almarhum selama mengabdi di Kemendagri.

“Pak Hudori adalah sosok pimpinan kami sebagai Sekjen mendampingi Bapak Menteri, dan diakui langsung oleh Pak Menteri (bahwa almarhum) telah memberikan kemudahan, telah membantu Bapak Menteri untuk melaksanakan tugas yang berat sebagai Mendagri,” kata Suhajar dalam prosesi pemakaman Almarhum Muhammad Hudori di Al-Azhar Memorial Garden, Karawang, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Sekjen Kemendagri Berpulang, Keluarga Besar Kemendagri Berduka 

Pada kesempatan tersebut, Suhajar juga menyampaikan terima kasih atas keikhlasan, ketabahan, dan jasa seluruh keluarga dalam mendampingi almarhum sepanjang karirnya mengabdi di Kemendagri, hingga menduduki jabatan Sekjen Kemendagri.

“Tentunya kesuksesan ini, kerja keras yang beliau limpahkan untuk kemajuan Kemendagri tak lepas dari perananan Bu Erna (istri almarhum), anak-anak, dan seluruh keluarga yang telah mengikhlaskan Pak Hudori mewakafkan dirinya untuk bekerja bagi Kemendagri,” ungkapnya.

Tak lupa, Suhajar mengingatkan bahwa peristiwa ini dapat dijadikan sebagai iktibar (pelajaran) bahwa kematian merupakan kepastian yang tunggal dari Allah SWT, dan pasti akan datang menemui siapa pun. Karena itu, kepada yang masih hidup, Suhajar berpesan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Semoga kebaikan-kebaikan kita semua dibalas oleh Allah SWT, kita mendoakan almarhum dilapangkan kuburnya, dimudahkan dalam berhisab, Aamiin. Dimasukkan dalam surga Allah SWT, Aamiin,” pungkasnya.

Continue Reading

Nasional

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Khofifah Imbau Semua Pihak Siap Siaga

Published

on

By

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Khofifah Imbau Semua Pihak Siap Siaga

Channel9.id-Surabaya. Dalam rangka kontijensi kesiapan penanggulangan bencana alam tahun 2021 di Provinsi Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda menggelar apel pasukan dan peralatan di lapangan Kodam V Brawijaya, Senin (25/10/21).

Didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Kasko Armada II Laksma TNI Rahmad Jayadi, khofifah memimpin langsung apel pada hari ini.

Baca juga: Pertama Kalinya, Kota Surabaya Raih Penghargaan Udara Terbersih se-Asia Tenggara

Dalam sambutannya Khofifah menjelaskan 80 Persen wilayah Jawa Timur berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi. Hal ini bisa mengakibatkan rusaknya infrastruktur, rusaknya rumah, sawah dan lain-lain.

“Setiap bencana alam, dampaknya akan menambah kemiskinan bahkan hingga 50 persen. Nah Jatim ini 80 persen wilayahnya berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi yang bisa mengakibatkan rusaknya infrastruktur, rusaknya rumah, sawah dan lain-lain,” kata Gubernur Khofifah di Lapangan Makodam V Brawijaya, Senin (25/10/21).

Sesuai prediksi BMKG, musim hujan turun di bulan November 2021 hingga Januari 2022. Puncak musim hujan diprediksi akan meningkat kapasitasnya serta berpotensi akan mendatangkan potensi bencana hidrometeorologi.

“Dengan prediksi itu, maka seluruh stakeholder seluruh pihak, harus menyiapkan kemungkinan antisipasi jelang puncak musim hujan tersebut. Karena bencana hidrometeorologi ini, seperti hujan berkapasitas tinggi berpotensi menyebabkan longsor, banjir dan seterusnya,” ujar Khofifah.

Khofifah menekankan, BPBD Jatim untuk terus menyiapkan langkah mitigasi bencana. Saat ini, BPBD Jatim juga telah aktif melakukan pelatihan dan pendampingan pada para relawan kampung siaga bencana dibantu oleh jajaran TNI-Polri.

“Semua langkah strategis itu harus disiapkan. Karena bencana, secara saintifik bisa diprediksi. Maka terima kasih semua jajaran TNI Polri yang telah membantu penyiapan kesiapsiagaan kita bersama,” tandasnya.

Khofifah juga mengungkapkan saat ini seluruh jajaran forkopimda telah bersinergi dalam rangka mengantisipasi bencana alam. Di antaranya memperkuat kampung tangguh, dan juga kampung siaga bencana. Untuk kampung siaga bencana, saat ini telah disiapkan relawan agar bisa melakukan langkah-langkah komprehensif untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

Continue Reading

HOT TOPIC