Channel9.id – Jakarta. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan pemerintah membuka ekspor beras ke sejumlah negara, termasuk Arab Saudi dan Papua Nugini, serta menjajaki permintaan dari Malaysia. Menurutnya, hal ini bisa dilakukan karena Indonesia telah mencapai swasembada beras pada 2025 seiring kenaikan produksi sebesar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pemerintah menyatakan bahwa RI kini sudah mencapai target swasembada beras. Kini, pemerintah mulai mengekspor beras ke sejumlah negara, termasuk Arab Saudi dan Papua Nugini, seiring meningkatnya produksi dalam negeri yang diklaim mengalami surplus,” kata Sudaryono saat konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (19/32026).
“Kemudian juga di tahun 2025 juga mungkin saya kira awak media semua sudah tahu bahwa kita sudah swasembada, surplus kita atau produksi kita naik 13% dibanding tahun 2024 dan swasembada tidak impor beras lagi,” lanjutnya.
Pemerintah telah melepas ekspor awal beras ke Arab Saudi sebanyak 2.000 ton sebagai bagian dari proyeksi total pengiriman sekitar 20.000 ton. Ekspor tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan jemaah haji dan umrah asal Indonesia serta membuka peluang pasar bagi jemaah dari negara lain.
“Tapi yang sudah terlaksana, nanti tolong dicatat, kita sudah meluncurkan, kita sudah melepas ekspor beras ke Arab Saudi 2.000 ton,” ujarnya.
“Yang sudah dilaksanakan atau sudah di-launching adalah 2.000 ton dari proyeksi sekitar 20.000 ton yang akan kita kirim ke Arab Saudi dalam rangka kita memenuhi kebutuhan pangan untuk haji jemaah Indonesia dan umrah jemaah Indonesia dan syukur-syukur kita bisa juga merebut pasar untuk kebutuhan haji umrah bukan hanya Indonesia tapi juga untuk jemaah lain di Arab Saudi,” imbuhnya.
Pemerintah juga memproyeksikan ekspor ke Papua Nugini seiring kebutuhan beras di kawasan tersebut. Selain itu, permintaan dari Malaysia masih dalam tahap penjajakan sebagai bagian dari rencana perluasan pasar ekspor.
“Selain itu juga kita proyeksi juga di tahun ini, Pak Qodari, produksi kita insyaallah beras juga sangat melimpah dan kami sudah memproyeksikan akan kita ekspor ke beberapa negara-negara sekitar yang membutuhkan, ada Papua Nugini, kemudian kemarin ada permintaan juga dari Malaysia dan seterusnya, kita jajaki semua dan kita proyeksi ke arah ekspor,” ujarnya.
HT




