Channel9.id – Jakarta. Elektabilitas Presiden Prabowo Subianto berada di posisi teratas dalam survei Media Survei Nasional (Median) dengan tingkat keterpilihan 32,4 persen. Di bawah Prabowo, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dan Anies Baswedan bersaing ketat dengan selisih elektabilitas hanya 0,1 persen.
Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan elektabilitas Prabowo mencapai 32,4 persen dalam simulasi sejumlah nama tokoh untuk calon presiden.
“Prabowo Subianto 32,4 persen,” kata Rico dalam konferensi pers di Cikini, Senin (31/8/2026).
Dedi Mulyadi menempati posisi kedua dengan elektabilitas 20,6 persen, sementara Anies Baswedan berada di posisi ketiga dengan 20,5 persen.
Adapun Ganjar Pranowo berada di posisi berikutnya dengan elektabilitas 4,5 persen. Setelah Ganjar, terdapat Sherly Tjoanda 3,5 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,3 persen, Joko Widodo 2,0 persen, Gibran Rakabuming Raka 2,0 persen, Mahfud MD 1,8 persen, dan Purbaya Yudhi Sadewa 1,3 persen.
Berdasarkan wilayah, Rico menyebut Prabowo mencatat elektabilitas tertinggi di empat kelompok kawasan. Di wilayah Sumatera, elektabilitas Prabowo mencapai 37,7 persen, sedangkan di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur sebesar 37,8 persen.
Sementara itu, elektabilitas Prabowo di Bali, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat mencapai 29,5 persen. Angka tertinggi tercatat di kawasan Sulawesi dan Indonesia Timur dengan elektabilitas 50 persen.
Meski menempatkan Prabowo di posisi teratas, Rico mengatakan hasil survei tidak menggambarkan kondisi yang bersifat tetap. Menurut dia, tingkat elektabilitas setiap tokoh masih dapat berubah seiring perkembangan politik.
“Apakah hasil ini akan terus begini? Saya pikir ini dinamis ya, karena survei itu dinamis. Jadi bisa naik bisa turun juga,” tuturnya.
Survei Median dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026. Populasi survei mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih.
Median menetapkan target sampel sebanyak 1.212 responden dengan margin of error (MoE) ±2,76 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel dipilih secara acak menggunakan metode multistage random sampling dan didistribusikan secara proporsional berdasarkan populasi provinsi serta gender.
Untuk menjaga kualitas data, Median juga melakukan pengendalian mutu terhadap 20 persen sampel dalam survei tersebut.
HT




