Connect with us

Lifestyle & Sport

Tanpa Disadari, Kebiasaan Ini Menjadi Penyebab Kesemutan

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Kesemutan sering terjadi di area tangan dan area kaki. Hal ini tentu mengganggu jika sedang beraktivitas. Sebetulnya ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang mungkin tak disadari yang menjadi penyebab kesemutan.

Lantaran sudah menjadi kebiasaan, Anda cenderung abai pada fakta bahwa hal itu memicu kesemutan.  Berikut ini kegiatan sehari-hari yang bisa memicu kesemutan.

A. Di Area Tangan

1. Membunyikan leher
Alih-alih berharap merasa lega, membunyikan leher justru buruk bagi kesehatan. Pasalnya, kebiasaan ini bisa menimbulkan tekanan pada saraf karena bantalan tulang belakang bergeser. Aktivitas yang menimbulkan tekanan saraf ini bisa memicu kesemutan, menjalar dari bahu menuju ke lengan atas, lengan bawah, hingga tangan.

2. Terlalu lama menunduk
Biasanya orang menundukkan kepala terlalu lama saat membaca buku dan bermain gadget. Jika menunduk terlalu lama, leher bisa menjadi kaku. Jika demikian, pergeseran di tulang belakang bisa terjadi. Ini membuat saraf di area leher menjadi terjepit. Kondisi ini bisa menyebabkan kesemutan, dari leher, bahu, menjalar hingga tangan.

3. Menggunakan bantal bertumpuk
Bantal bertumpuk dinilai membuat nyaman saat membaca dan bermain gadget. Namun, sebaiknya jangan dilakukan terus-menerus. Karena bisa membuat leher pegal, otot leher pun menjadi kaku dan kekakuan otot leher juga memicu timbulnya kesemutan.

B. Di Area Kaki

1. Kebiasaan berjongkok
Banyak kegiatan yang mengharuskan Anda jongkok. Misalnya, buang air, mungkin mencuci pakaian, mengepel dan lainnya. Jika dilakukan dalam waktu lama, kesemutan pada area kaki bisa muncul karena terlalu lama menopang berat tubuh.

Disarankan duduk di bangku pendek saat beraktivitas agar beban tubuh ditopang bangku. Sehingga tidak menghambat aliran darah ke kaki dan menyebabkan kesemutan.

2. Lupa mengeluarkan benda di saku celana belakang
Tak sedikit yang lupa mengeluarkan benda di saku belakang sebelum duduk. Padahal kebiasaan ini bisa membuat saraf iskiadikus di bokong menjadi tertekan. Jika saraf ini tertekan, kaki bisa kesemutan.

3. Memakai sepatu hak tinggi
Model sepatu ini membuat Anda harus menumpukan beban tubuh ke jari kaki. Karena terlalu lama menopang berat tubuh, otot-otot pada kaki akan menjadi kaku. Ini bisa memicu timbulnya kesemutan pada area kaki.

Tak hanya itu, kaki pun bisa kram lantaran betis mengalami tekanan dan membuatnya terasa kaku. Dalam waktu lama, kaki akan mengalami kram otot sehingga sakit dan susah digerakkan.

Baca juga : Alasan Badan Mudah Pegal dan Nyeri

Jika sudah mengganggu aktivitas, disarankan untuk mengonsultasikannya dengan ahli kesehatan. Sebelum itu, Anda bisa mencoba melakukan peregangan otot sesering mungkin.

Namun, perlu diingat sejatinya bukan hanya kebiasaan seseorang yang bisa memicu kesemutan. Kondisi kesehatan tertentu pun bisa menjadi penyebabnya, misalnya Carpal tunnel syndrome (CTS), dabetes, dan mengonsumsi obat tertentu.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Manfaat Masker Pisang Bagi Kesehatan Rambut

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pisang rupanya tak hanya baik untuk tubuh. Buah ini juga bisa bermanfaat jika diolah menjadi masker rambut.

Sudah diketahui bahwa pisang penuh nutrisi dan vitamin yang baik untuk tubuh Anda. Satu pisang biasanya mengandung kalium dan vitamin B yang tinggi.

Selain itu, pisang disebut mengandung silika, yaitu senyawa mineral yang berubah menjadi silikon–yakni unsur kimia yang bisa bisa mempertebal dan memperkuat rambut Anda. Menimbang manfaat ini, masker pisang tentunya bisa menghasilkan rambut yang lebih indah dan kuat.

Baca juga : Kiat-kiat Mencegah Pipi Chubby

Nah, untuk tahu lebih lanjut, berikut ini pembahasan soal manfaat masker pisang dan bagaimana cara mengolahnya.

1. Mengurangi ketombe
Menurut sebuah penelitian, pisang mengandung antioksidan dan antibakteri senyawa yang berguna bagi kesehatan rambut.

Biasanya, rambut berketombe disebabkan oleh kulit kepala yang terlalu kering atau berminyak dan jamur yang memakan minyak kulit kepala.

Dengan menggunakan masker pisang, antibakteri yang dikandungnya bisa mengurangi pertumbuhan jamur di kulit kepala. Selain itu, keseimbangan dan kelembapan pada kulit kepala pun terjaga, sehingga ketombe pun bisa berkurang.

2. Rambut berkilau
Penggunaan pisang pun bisa membuat rambut lebih berkilau. Antioksidan pada pisang bisa membuat rambut tak lagi kusam. Hal ini diperkuat oleh hasil penelitian yang menemukan bahwa antioksidan pada ekstrak beras bisa menembus batang rambut dan membentuk lapisan pelindung.

Selain itu, antioksidan juga melindungi rambut dari bahaya radikal bebas yang dihasilkan oleh polusi dan paparan sinar matahari.

3. Mempercepat pertumbuhan rambut
Manfaat lainnya, pisang bisa mempercepat pertumbuhan rambut. Antioksidan pada masker pisang bisa menyerap di kulit kepala dan mengurangi stres oksidatif yang membuat rambut cepat rontok.

Selain itu, rutin memakai masker pisang juga memperkuat folikel rambut dan mempercepat pertumbuhan rambut.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Kiat-kiat Mencegah Pipi Chubby

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Simpanan lemak yang tak terbagi rata di area wajah bisa menyebabkan pipi tembam alias chubby. Ini terkadang membuat wajah nampak menggemaskan. Namun, ada pula yang merasa terganggu karena membikin nampak gemuk.

Untuk diketahui, sebetulnya lemak di wajah ini terjadi karena kebiasaan Anda yang tak sehat, yang mungkin tak Anda sadari.

Baca juga : Tips Menyimpan Pakaian Kotor Selama Liburan

Jika Anda merasa pipi chubby bisa mengganggu Anda, Anda bisa mencegah pipi chubby dengan cara berikut ini.

1. Batasi konsumsi asin
Umumnya, makanan asin mengandung garam atau natrium yang banyak. Natrium di tubuh berfungsi untuk menahan air di dalam tubuh, di mana ada penumpukan atau retensi cairan, termasuk di wajah.

Jadi, Anda disarakan untuk membatsi asupan garam sehari-hari, normalnya 1 sendok teh per hari untuk mencegah pipi jadi tembam dan berlebihnya cairan di dalam tubuh.

2. Hindari makan karbohidrat olahan
Mengonsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat olahan–seperti kue kering, biskuit, dan juga pasta, bisa menaikkan berat badan dan menyebabkan penumpukan lemak.

Selain itu, makanan ini juga mengandung serat sedikit, sehingga mudah dicerna dan membuat Anda tak berhenti ngemil karena tak membuat perut kenyang. Tak ayal membuat berat badan dan lemak bertambah.

3. Hindari konsumsi alkohol berlebih
Menurut penelitian, mengonsumsi alkohol bisa menaikkan berat badan cukup signifikan. Sebab alkohol berkalori tinggi namun rendah nutrisi. Artinya, semakin banyak alkohol dikonsumsi, semakin bertambah berat badan, dan semakin chubby pipi Anda.

Untuk mencegah pipi chubby, Anda disarankan membatasi minum alkohol. Maksimal 1 gelas perhari untuk wanita dan 2 gelas untuk pria.

4. Olahraga dan latihan wajah
Sama halnya dengan lemak di tubuh, lemak di pipi bisa dihilangkan dengan olahraga atau latihan.

Anda bisa melakukan senam wajah. Menurut penelitian, cara ini dipercaya bisa membuat wajah lebih tirus dan otot lebih kencang.

Cobalah dengan menggembungkan dan mendorong udara di dalam pipi ke kanan lalu kiri. Setelah itu, bisa juga mengerutkan bibir ke kanan dan kiri. Setelahnya, Anda bisa tersenyum kelihatan gigi yang ditahan selama beberapa detik sekali.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Pameran Bonsai Hiburan Libur Panjang di Tengah Pandemi

Published

on

By

Channel9.id-Lamongan. Menikmati ratusan pohon bonsai cantik karya warga Lamongan menjadi salah satu cara untuk menikmati libur panjang cuti bersama dengan cara berbeda.

Ratusan karya penghobi bonsai yang tergabung dalam Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Lamongan dipamerkan di Lapangan Gajahmada, Jalan Soemargo. Pameran bonsai ini berakhir hingga nanti malam, Kamis (29/10).

“Ada lebih dari 300 bonsai karya penyuka bonsai Lamongan yang kami pamerkan,” kata Ketua PPBI Lamongan, Mochammmad Wahyudi saat di lokasi.

Pameran bonsai, kata Wahyudi, kerap dilakukan hampir tiap tahun sekali. Berbeda dengan pameran-pameran bonsai sebelumnya, peserta pameran kali ini murni penghobi bonsai dari Lamongan dan tidak melibatkan penghobi bonsai dari luar kota. Pelaksanaan kegiatan pameran yang ke-14 ini juga terpaksa diundur karena pandemi COVID-19. Seharusnya digelar Juni baru bisa digelar Oktober 2020.

“Selain karena sedang pandemi COVID-19 sehingga tidak melibatkan peserta dari luar kota, kami juga ingin menumbuhkan minat dan hobi masyarakat Lamongan akan seni merawat dan membentuk pohon bonsai,” tutur Wahyudi.

Meski peserta pameran adalah lokal Lamongan, namun ternyata minat untuk bonsai cukup besar. Buktinya, peserta pameran bonsai kali sebanyak 345 pohon bonsai dari 12 komunitas penghobi bonsai di Lamongan. Wahyudi mengakui, jumlah kontestan ini lebih banyak meski pesertanya adalah lokal Lamongan.

“Meski lokal Lamongan, tapi peserta tahun ini terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Wahyudi seraya menambahkan pihaknya juga terpaksa menolak banyak peserta dari luar kota seperti Surabaya, Malang, Gresik, Tuban, Bojonegoro dan kota-kota lainnya.

Selain menunjukkan semakin tingginya minat warga Lamongan terhadap bonsai, pameran bonsai tahun ini juga semakin bisa menunjukkan Kota Soto ini memiliki potensi alam yang masih bisa digali melalui bonsai.

“Bonsai yang dipamerkan ini adalah pohon-pohon yang bisa ditemukan di Lamongan seperti pohon Serut, Mustam, Klampis Hitam, Stigi dan pohon-pohon lainnya,” ujar Wahyudi.

Sementara dua kelas bonsai dipamerkan dalam pameran bonsai ini yakni kelas prospek (pemula) dan regional. Penilaian bagus tidaknya bonsai, menurut Wahyudi, ditentukan dari beberapa kriteria di antaranya kematangan pohon meliputi besarnya batang, cabang dan ranting harus seimbang.

“Selain itu ada keserasian arah cabang dan ranting dengan batang pohon bonsai. Tak hanya itu, kriteria pendukung lainnya termasuk aksesories yang ada pada pohon bonsai juga menjadi penilaian

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC