Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu ada tantangan tersendiri. Demikian dengan Ismi Melinda yang mengungkap tantangan dalam membintangi di film ‘Lift’. Dalam film arahan sutradara Randy Chans tersebut, Ismi Melinda memerankan Linda dan dituntut untuk lebih mengeksplorasi emosi lewat dialog intens.
antangan makin terasa berat bagi Ismi Melinda, karena sebagian besar adegan yang dimainkan berlokasi di dalam lift sempit. Kondisi ruang yang sangat terbatas ini membuat Ismi Melinda dan sutradara harus berdiskusi panjang agar adegan yang disuguhkan tetap dinamis.
“Di sini, ini pertama kali aku mendapatkan peran seperti ini. Di sini saya tidak mengeluarkan silat tapi bersilat lidah. Jadi challenging banget karena alhamdulillah mendapat kesempatan peran seperti ini juga jadi bisa mengulik apa yang saya punya di lain peran,” kata Ismi Melida, beberapa waktu yang lalu.
Lebih lanjut, Ismi Melinda menerangkan film tersebut. “Tadi kalau melihat kebanyakan aku ruang lingkupnya cuma di lift, sehingga untuk menata blocking juga sangat terbatas. Untungnya dapat director Ko Randy dan kita banyak diskusi,” terangnya.
Ismi Melinda mengatakan, sebelum syuting dimulai, para pemain menjalani workshop intensif. Baginya, latihan tersebut membantu mengatasi kebingungan saat harus menentukan posisi atau blocking bersama lawan mainnya.
“Kita tuh ada workshop-nya. Jadi workshop itu bukan hanya sekadar fighting. Untuk adegan di lift ini kita workshop bersama Bang Max sampai berkali-kali,” ungkapnya.
Mengingat ruang gerak sangat minim, Randy Chans menuntut Ismi Melinda lebih banyak bermain dengan ekspresi wajah. Ismi Melinda dituntut menyampaikan ketegangan dan rasa sesak yang dialami Linda hanya melalui sorot mata maupun hembusan napas yang detail.
“Bagaimana saya bisa mengekspresikan di Linda ini bukan hanya body language yang luas tapi dari yang kecil-kecil itu. Misal dari matanya lebih disorot, atau dari sekadar napas saja kita merasakan bagaimana sesak di dalam lift itu,” papar Ismi Melinda.
Dalam film Lift karya sineas Randy Chans, Ismi Melinda sebagai Linda. Ia diminta lebih mengeksplorasi emosi lewat dialog yang intens.
Di film ini Ismi Melinda juga melakoni adegan pertengkaran fisik dengan Shareefa Daanish. Meski memiliki latar belakang bela diri yang kuat, ia tetap harus menjalani latihan khusus agar adegan terlihat natural sesuai karakter yang diperankan.
“Kita ada adegan workshop lo sama Kak Daanish. Jadi kita latihan. Di sini kan memang perannya sebagai wanita seutuhnya dari cara jalan terus cara fighting-nya juga,” Ismi Melinda membeberkan.
Bagian tersulit bagi Ismi Melinda justru menghilangkan refleks bela diri yang sudah tertanam selama bertahun-tahun. Ia diminta membuang teknik menangkis atau memukul yang benar agar terlihat seperti orang awam yang sedang membela diri.
“Itu justru harus hilang karena di sini adegan fighting yang mungkin tadi sudah lihat teman-teman semuanya itu di akhir itu benar-benar self-defense seorang perempuan yang memang tidak punya basic bela diri, cuma self-defense,” pungkas Ismi Melinda.
Film ‘Lift’ menceritakan tentang Linda, humas perusahaan PT Jamsa Land yang terjebak di dalam lift bersama suara misterius yang terus mengancam. Anaknya yang disandera membuat Linda tak punya pilihan selain mengikuti permainan berbahaya yang perlahan membuka rahasia kelam tragedi enam tahun lalu.
Selain Ismi Melinda dan Shareefa Daanish, Lift menampilkan Verdi Solaiman, Alfie Alfandy, Max Metino, T. Rifnu Wikana, Tegar Satrya, Berliana Lovell, dan Luthi Saputra.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 26 Februari 2026.
Kontributor: Akhmad Sekhu





