Connect with us

Hukum

Terungkap, Habib Bahar Jadi Tersangka Karena Menganiaya Sopir Online

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Meski masih di penjara, secara mengejutkan Habib Bahar ditetapkan sebagai tersangka gara-gara kasus lain yang serupa yakni soal penganiayaan terhadap sopir taksi online.

Kronologi bertumpuknya hukuman kepadanya itu, berawal dari laporan seorang sopir taksi online yang mengaku dianiaya Habib Bahar.

Habib Bahar kemudian menjadi tersangka berdasarkan laporan polisi nomor LP/60/IX/2018/JBR/Resta Bgr/Sek Tansa pada 4 September 2018 dengan pelapor Andriansyah.

Mendengar kabar dirinya ditetapkan sebagai tersangka, Habib Bahar seketika mengamuk di dalam penjara dan merobek surat penetapan tersangka yang ia terima.
Kuasa Hukum Habib Bahar Bin Smith, Aziz Yanuar membenarkan penetapan itu.

“Iya benar, Habib jadi tersangka lagi. Itu kejadian di Bogor waktu itu udah lama tahun 2018,” katanya (29/10) dikutip Suara.com.

Menurut dia, kasus ini kesalapahaman. “Bukan (kasus yang lama), lain lagi. Jadi kalau ini permasalahan salah paham saja, dan itu aneh karena pelapornya itu sama kuasa hukumnya sudah dicabut laporan, dan sudah damai sama kita sama Habib Bahar juga,” jelasnya.

Habib Bahar bin Smith sendiri saat ini masih mendekam di penjara setelah divonis 3 tahun bui akibat menganiaya dua pemuda di Ponpes Tajul Alawiyin, Bogor pada tahun 2019 silam.

Sebelumnya, Bahar bin Smith dikenal sebagai ulama dan pendakwah dengan deretan kontroversi. Penasaran dengan sosoknya? Berikut ini profil Bahar Smith lengkap dengan deretan kontroversi Habib Bahar.

Bahar bin Smith adalah seorang ulama dan pendakwah yang lahir di Manado, 23 Juli 1985. Bahar berasal dari keluarga keturunan Arab Hadhrami golongan Alawiyyah bermarga Aal bin Sumaith.

Pemilik nama lengkap Sayyid Bahar bin Ali bin Smith ini merupakan anak pertama dari enam bersaudara pasangan alm. Sayyid Ali bin Alwi bin Smith dan Isnawati Ali.
Pada 2009 lalu, Bahar menikahi Fadlun Faisal Balghaits yang merupakan seorang Syarifah bermarga Aal Balghaits. Dari pernikahannya ini, Bahar dan Fadlun dikaruniai empat orang anak.

Pada 2007, Bahar bin Smith mendirikan Majelis Pembela Rasulullah yang berkantor pusat di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Bersama dengan anggota organisasi pimpinannya ini, Bahar sering melakukan razia dan penutupan paksa sejumlah tempat hiburan di Jakarta.

Selain Majelis Pembela Rasulullah, Bahar bin Smith juga merupakan pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin. Tak hanya itu, Bahar juga dekat dengan sejumlah ormas Muslim lainnya.

Hal ini terlihat dalam setiap dakwahnya, Bahar selalu didampingi Laskar Pembela Islam, Front Pembela Islam, maupun Barisan Ansor Serbaguna.
Habib Bahar bin Smith juga memicu kontroversi dari ceramah yang ia bawakan dalam beberapa kesempatan.

Salah satu ceramah kontroversial Bahar terjadi pada 2018 lalu. Dalam ceramah viral tersebut, Bahar berkata bahwa Jokowi merupakan pengkhianat bangsa, negara, dan rakyat.

Ia bahkan menuduh Jokowi sebagai pemimpin yang hanya menyejahterakan kaum non-Muslim, orang Tionghoa-Indonesia, dan perusahaan asing. Pernyataan kontroversial ini lantas mendapat kecaman dari tim kampanye Jokowi-Ma’ruf.

Kontroversi Bahar bin Smith selanjutnya adalah tuduhan atas penganiayaan dua remaja yang menjadi sorotan pada akhir 2018 lalu. Tuduhan tersebut dilengkapi dengan bukti rekaman video yang diunggah ke Youtube.

Atas tindakannya tersebut, Bahar dijatuhi pasal berlapis dan divonis hukuman tiga tahun penjara.

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Ketua KPK: Jadikan HUT Korpri Momentum Bagi ASN Melawan Korupsi

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai insan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) memiliki tugas yang tidak mudah. Rumitnya permasalahan dan godaan korupsi yang kuat menjadi tantangan bagi para abdi negara.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-49 pada Minggu, 29 November 2020. Dalam HUT Korpri kali ini, tema yang diusung adalah “Korpri Berkontribusi  Melayani dan Mempersatukan Bangsa”.

“Korupsi dapat mengubah siapapun termasuk ASN, membangkitkan sifat tamak, sisi kelam manusia yang tidak lagi mampu dikontrol tidak peduli dosa, norma apalagi etika,” ujar Firli.

Baca juga: Ketua KPK: Hanya Masalah Waktu Bagi KPK Ungkap Korupsi 

Firli mengaku prihatin, perilaku korupsi yang justru dilakukan dan dipertontonkan oleh penyelenggara negara yang seharusnya melayani dan menjadi teladan masyarakat.

“Sudah terlalu banyak para penyelenggara negara yang tertangkap karena melakukan korupsi. Menteri, anggota Dewan , para kepala daerah, yang telah KPK cokok dalam OTT,”katanya.

Firli mengingatkan, bagi para ASN yang berani untuk melakukan korupsi, pihaknya tidak akan segan-segan untuk membongkarnya. Ia pun menegaskan, KPK akan menerapkan pasal dan hukuman yang berat bagi ASN pelaku korupsi.

“Ingat! Hanya masalah waktu bagi KPK untuk membongkar praktik korupsi yang terjadi di republik ini.  KPK akan menjerat siapapun, termasuk penyelenggara negara dan ASN yang masih berani korupsi dengan pasal dan hukuman terberat,”tandasnya.

Continue Reading

Hot Topic

Rizieq Shihab Dipanggil Polda Metro Jaya

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Polda Metro Jaya berencana memanggil pimpinan FPI M. Rizieq Shihab, untuk diperiksa terkait dugaan penghasutan di muka umum.

Panggilan Polda Metro Jaya ini sudah dilayangkan kepada pimpinan FPI ini untuk diperiksa hari Selasa 1 Desember lusa.  Surat panggilan tersebut telah diterima oleh kuasa hukum Rizieq, Rinaldi SH.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengonfirmasi hal tersebut. “Mengantar surat pemanggilan HRS untuk hadir hari Selasa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, dalam keterangannya, Minggu (29/11).

Baca juga: Lewat Pintu Belakang, Rizieq Shihab Kabur Dari RS Ummi Kota Bogor 

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya yang mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat dihadang oleh Laskar Pembela Islam (LPI). Kelompok ini memang menjaga ketat gang akses ke rumah Habib Rizieq.

Polisi yang hendak menyampaikan surat panggilan pun dihadang para laskar, Minggu (29/11). Kedua pihak sempat beradu mulut saat laskar tidak mengizinkan polisi untuk masuk gang tempat kediaman Rizieq. Alasannya demi menjaga protokol kesehatan.

Namun polisi juga bersikukuh untuk masuk. Sampai akhirnya hanya tiga orang bisa masuk ke dalam Gang Paksi. Tak lama, pukul 16.49 polisi telah keluar dari kediaman Rizieq.

Continue Reading

Hot Topic

RS Ummi Dipolisikan Satgas Covid-19, Ini Kata FPI

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Front Pembela Islam (FPI) menyayangkan atas langkah Satgas Covid-19 Kota Bogor melaporkan RS Ummi ke kepolisian. FPI menuding ada kesan kriminalisasi terhadap pihak yang berhubungan dengan FPI dan Rizieq Shihab.

“Kok pihak-pihak yang terkait HRS atau FPI dikriminalisasi seperti itu, padahal kan bisa tidak harus membuat laporan polisi seperti itu, apalagi ini terkait dengan hak pasien,” kata Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar seperti dilansir CNNIndonesia, Sabtu (28/11).

Baca juga: Tak Kooperatif, Dirut Ummi Dilaporkan ke Polisi 

Aziz menegaskan siap pasang badan Rumah Sakit Ummi yang dipolisikan Satgas Covid-19 Kota Bogor, Jawa Barat, lantaran dianggap menutup-tutupi informasi tes usap (swab) Rizieq Shihab.

“Kita dampingi, Insya Allah,” kata dia.

Selain itu, Aziz Yanuar mengklaim Rizieq Shihab negatif virus corona (Covid-19). Namun, ia tidak mau mengungkapkan bukti hasil tes swab lantaran bukti hasil tes swab adalah privasi seseorang. Termasuk Rizieq Shihab. Oleh karena itu, sejauh ini pihaknya belum mau mempublikasikannya

Diberitakan sebelumnya, RS Ummi telah dilaporkan Satgas Covid-19 ke polisi karena dinilai menghalang-halangi Satgas terkait tes swab terhadap Rizieq.

“Iya, benar tadi malam kami bikin laporan polisinya. Laporan atas nama Satgas,” kata Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas COVID-19 Kota Bogor, Agustiansyah, Sabtu (28/11).

Ia menjelaskan, pada Jumat (27/11), Satgas hendak melakukan pendampingan tes swab kepada Rizieq. Namun, kata dia, pihak RS menyatakan bahwa Rizieq sudah menjalani tes swab.

“Kami dalami yang lakukan swab siapa, di mana, kapan. Kenapa kami perlu tahu itu ? Karena demi kepentingan penanganan Covid-19 di kota Bogor. Ternyata pihak rumah sakit seakan akan menutup-tutupi,” kata dia.

Diketahui pula bahwa Wali Kota Bogor Bima Arya pun sempat mengunjungi RS Ummi. Dia menyatakan ingin datang ke RS tersebut karena mendapat informasi keluarga Rizieq menolak menjalani tes swab.

IG

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC