Channel9.id – Jakarta. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan AS telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
Melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump menyatakan bahwa ASA telah melancarkan “serangan skala besar terhadap Venezuela”. Ia menekankan bahwa operasi militer ini dilakukan atas kerja sama dengan aparat penegak hukum AS.
“Amerika Serikat telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan sedang menerbangkannya keluar dari Venezuela,” tulis Trump dalam unggahannya, Sabtu (3/1/2025).
Trump menyatakan saat ini Maduro beserta istrinya sedang diterbangkan keluar dari wilayah Venezuela.
Hingga kini, belum ada konfirmasi independen dari pihak Venezuela maupun lembaga internasional terkait klaim penangkapan Maduro beserta istrinya.
Pengumuman penangkapan ini merupakan rentetan tekanan berbulan-bulan yang dilancarkan pemerintahan Trump untuk menggulingkan Maduro dari kursi presiden Venezuela.
Sebelum pengumuman Trump itu, pemerintah Venezuela telah menyatakan status keadaan darurat dan menyebut bahwa “serangan Amerika Serikat telah dimulai”. Serangan yang dimaksud itu merupakan serangan militer di Caracas dan beberapa bagian negara Venezuela lainnya, yang memunculkan ledakan hebat di pangkalan militer utama Fortuna di kota tersebut pada Sabtu (3/1/2025) pagi waktu setempat.
Saksi mata di Caracas sebelumnya juga melaporkan terlihat kepulan asap hitam pekat membumbung dari fasilitas militer Fortuna, disertai suara jet tempur yang terbang rendah.
HT





