Channel9.id – Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menutup rangkaian Kriyanusa 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (30/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Tito mendorong perajin dan pengurus Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk mengoptimalkan potensi kerajinan Indonesia agar dapat bersaing di tingkat dunia.
Tito mengatakan sektor kerajinan memiliki potensi ekonomi yang besar secara global. Menurut dia, nilai uang yang beredar dari sektor kerajinan dunia pada 2026 mencapai sekitar 3.000 miliar dolar AS.
“Potensi Indonesia sangat luar biasa untuk kerajinan. Pada tahun 2026 itu lebih kurang uang yang beredar dari sektor kerajinan dunia itu sekitar 3.000 miliar dolar,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (1/10/2026).
Dia menyebut sejumlah negara, seperti China, India, Vietnam, dan Filipina, telah mendominasi pendapatan dari sektor kerajinan. Negara-negara tersebut dinilai mampu memproduksi berbagai produk kerajinan tangan dalam jumlah besar.
Di sisi lain, Tito menilai Indonesia memiliki keragaman produk kerajinan yang berasal dari berbagai daerah. Produk tersebut antara lain tenun, kain, songket, kerajinan kayu, hingga perhiasan.
“Kita melihat sendiri bagaimana ragam kerajinan kita. Dari yang tenun, kain, motif songket, dari kayu, kerajinan perhiasan, kerajinan tadi banyak sekali yang sangat kreatif,” katanya.
Tito meminta para perajin serta jajaran Dekranas dan Dekranasda terus mengembangkan potensi tersebut. Selain memiliki nilai ekonomi, dia menilai kerajinan juga berkaitan dengan identitas budaya Indonesia.
“Nasib bangsa ini untuk kerajinan bisa dipercaya di tingkat dunia di tangan kita semua, di tangan Ibu-Ibu (pengurus Dekranas dan Dekranasda) sekalian,” ujar Tito.
Tito juga mengapresiasi peran para perajin dan pengurus Dekranas dalam memperkenalkan produk kerajinan Indonesia. Menurut dia, upaya tersebut turut berperan dalam mengenalkan keragaman budaya Indonesia.
Kriyanusa 2026 merupakan pameran kerajinan nusantara yang digelar Dekranas untuk mempromosikan produk kriya dan UMKM dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut berlangsung pada 26-30 September 2026.
Dalam penutupan, Tito juga menyaksikan fashion show yang diikuti Ketua Dekranasda dari 32 provinsi. Dia bersama para tamu kemudian memainkan angklung secara serentak untuk mengiringi sejumlah lagu daerah.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, secara resmi atas nama pemerintah, saya menutup Kriyanusa Tahun 2026 dengan baik dan lancar. Dan sampai jumpa di Kriyanusa 2027,” tandasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurahman, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, para ibu anggota Seruni Kabinet Merah Putih, serta pejabat terkait dari pemerintah pusat dan daerah.
HT




