UNJ Latih 1.000 Guru dan Kepala Sekolah di Mappi Papua Selatan
Nasional

UNJ Latih 1.000 Guru dan Kepala Sekolah di Mappi Papua Selatan

Channel9.id-Jakarta. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mappi, Papua Selatan, menggelar pelatihan penguatan kapasitas bagi 1.000 kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah. Program yang berlangsung pada 6-10 Juli 2026 itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Papua Selatan.

Pelatihan dibuka secara hibrida pada Senin (6/7/2026) dan melibatkan 45 dosen UNJ sebagai fasilitator. Para peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan sekolah, strategi pembelajaran inovatif, implementasi kurikulum, asesmen, pemanfaatan teknologi digital, hingga pengembangan budaya mutu di satuan pendidikan.

Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu mengatakan peningkatan kompetensi tenaga pendidik merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

“Kami meyakini bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas para pendidiknya. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat profesionalisme, dan membangun semangat perubahan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia mengapresiasi UNJ yang dinilai telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Mappi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran.

Sementara itu, Rektor UNJ Prof. Komarudin menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di berbagai daerah.

“Universitas Negeri Jakarta memiliki komitmen untuk terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan nasional. Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mappi merupakan wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih maju dan merata,” kata Komarudin.

Ia menambahkan, keterlibatan 45 dosen UNJ dalam pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen universitas menghadirkan pendampingan akademik yang berbasis riset dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Selama lima hari pelatihan, peserta akan mengikuti diskusi, studi kasus, praktik penyusunan rencana tindak lanjut, hingga refleksi pembelajaran. Melalui program ini, UNJ dan Pemerintah Kabupaten Mappi berharap lahir tenaga pendidik yang lebih profesional, inovatif, dan mampu memperkuat kualitas pendidikan di Papua Selatan.

Baca juga: UNJ Pangkas Sampah ke Bantar Gebang Lewat TPST dan Waste Management Center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6  +  2  =