Connect with us

video

(Video) Detik-Detik Menegangkan Penangkapan M. Kece

Published

on

Detik-Detik Menegangkan Penangkapan M. Kece

Channel9.id-Jakarta. Bareskrim Polri telah menangkap tersangka penistaan agama, M Kece di Bali. Dia ditangkap di tempat persembunyiannya pada Selasa 24 Agustus 2021 pukul 19.30 WITA malam.

“Tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Rabu 25 Agustus 2021.

Rusdi menjelaskan, tempat persembunyian itu berada di Kampung Banjar Untal-Untal, Desa Ulang, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Rusdi menyampailan, tersangka ditangkap lantaran sejak video penistaan agama viral, M Kece tidak muncul memberikan klarifikasi. Karena itu, Polri memburu keberadaannya.

Rusdi menambahkan, M Kece usai ditangkap langsung di bawa ke Bareskrim Polri di Jakarta untuk pemeriksaan. Diperkirakan tiba pukul 17.00 WIB.

Adapun Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah memiliki bukti awal yang cukup untuk menjerat tersangka.

Polri juga telah memeriksa saksi pelapor dan tiga saksi ahli, yakni saksi ahli bahasa, ahli agama, dan ahli teknologi informasi (IT).

Tersangka disangkakan dengan Pasal 28 ayat (2) dan junto Pasal 45 a ayat (2) dapat juga dijerat dengan peraturan lainnya yang relevan yakni Pasal 156 a KUHP tentang Penodaan Agama.

“Ancaman pidananya bisa enam tahun penjara,” kata Rusdi.

Kasus ini bermula saat M Kece melakukan live streaming terkait penghinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad SAW, beberapa waktu lalu. Pelaku mengubah kata ‘Muhammad’ menjadi ‘Yesus’.
Selain itu, dia juga menyebut ajaran Islam dan Nabi Muhammad SAW tidak benar sehingga harus ditinggalkan.

Sejumlah pihak yang meminta kepolisian melakukan penindakan terhadap M Kece di antaranya Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas. Dia menilai pernyataan menyebut penyataan YouTuber M Kece melanggar norma-norma toleransi dan keyakinan agama Islam.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

video

(Video) Usai Dihajar Kapolres Nunukan, Brigpol SL Dimutasi

Published

on

By

Usai Dihajar Kapolres Nunukan, Brigpol SL Dimutasi

Channel9.id-Jakarta. Sebuah video viral memperlihatkan Brigpol SL, anggota Kepolisian Resor (Polres) Nunukan, dipukul dan ditendang oleh atasannya, Kapolres Nunukan AKBP SA. Pemukulan tersebut terjadi pada 21 Oktober 2021 di Aula Markas Polres Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Beberapa hari setelah insiden itu, Brigpol SL dimutasi dari Polres ke Kepolisian Sektor (Polsek) Krayan Selatan, Nunukan. Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara Kombes Budi Rachmat mengatakan, mutasi tersebut termuat dalam surat telegram Nomor ST/30/X/2021 tanggal 25 Oktober 2021. Kapolres Nunukan Dinonaktifkan Mutasi itu akhirnya dibatalkan oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Bambang Kristiono.

“Surat telegram mutasi Brigadir SL Nomor ST/30/X/2021 tanggal 25 Oktober 2021 di mana yang bersangkutan mutasi dari TIK Polres Nunukan ke Polsek Krayan Selatan yang ditandatangani Kapolres Nunukan, atas perintah Kapolda Kaltara dibatalkan,” ujarnya, Selasa (26/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Kini, terang Budi, AKBP SA dan Brigpol SL sedang menjalani pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kaltara.

“AKBP SA akan dimintai keterangan terkait insiden pemukulan yang menjadi viral tersebut, sementara Brigpol SL akan dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan rekaman CCTV di grup WhatsApp TIK Polda Kaltara dan grup Letting Bintara,” ucapnya.

Sementara itu, AKBP SA dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Nunukan. Budi menerangkan, keputusan ini merupakan perintah langsung dari Kapolda Kaltara Irjen Bambang Kristiono. Pencopotan jabatan itu tertuang dalam surat perintah bernomor Sprint/952/X/KEP/2021. “Selama pemeriksaan, Kapolres Nunukan sementara akan dinonaktifkan dahulu melalui SKEP Kapolda Kaltara,”

Continue Reading

video

(Video) Puluhan Lintah Darat Digital Diberangus Polisi, Ada WNA

Published

on

By

Puluhan Lintah Darat Digital Diberangus Polisi, Ada WNA

Channel9.id-Jakarta. Kasubdit Industri Keuangan Nonbank Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes (Pol) Makmun mengatakan, lebih dari 90 koperasi simpan pinjam (KSP) fiktif yang dibuat tersangka JS ditawarkan kepada warga negara asing (WNA).

Ia mengajak para WNA untuk menjadi investor di KSP fiktif tersebut. KSP biasanya dapat menaungi sejumlah aplikasi pinjaman online ilegal.

“Dia (JS) sebagai fasilitator dan pemodal untuk membuat KSP. KSP yang sidah dia buat ini dijual ke investor lain,” kata Makmun di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/10/2021).

Sebagian besar KSP itu berubah status kepemilikan setelah dijual. Penyidik pun masih terus mendalami soal pendirian dan penjualan KSP fiktif tersebut.

“Maka masih kami dalami, karena ada 90-an KSP dan sebagian besar sudah diubah kepemilikannya. Masih terus kami dalami agar kami dapat apakah pemodal ini masih di Indonesia atau sudah di luar,” ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Hingga saat ini penyidik menemukan ada 96 KSP fiktif yang dibuat JS. Salah satunya yaitu KSP Solusi Andalan Bersama (SAB). Menurut Mukmin, salah satu penyebab JS dapat mendirikan puluhan KSP itu karena mudahnya sistem pendaftaran online yang disediakan Kementerian Koperasi dan UMKM. Mukmin pun menyatakan, Polri terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.

“Karena ada sistem pendaftaran perusahaan berbentuk koperasi di Kementerian Koperasi yang kami sudah konfirmasi, memang adanya pandemi dan sebagainya bisa mendaftar online. Nanti ini akan didalami karena ini menyangkut instansi lain,” ujar dia.

Selain JS, dalam pengungkapan kali ini, Bareskrim juga menangkap DN dan SR. Mereka berperan sebagai direktur dan pembantu lainnya. Penyidik menyita barang bukti, antara lain, berupa uang Rp 20,4 miliar, 87 akta pendirian PT, 21 akta pendirian KSP, dan 19 buku tabungan dan ATM.

Continue Reading

video

(Video) Wisata Komunitas Gairahkan “The Sun Rise of Java”

Published

on

By

Wisata Komunitas Gairahkan "The Sun Rise of Java"

Channel9.id – Banyuwangi. Dalam masa pandemi, kreativitas pemerintah daerah diuji untuk tetap bisa menyedot wisatawan. Wisata berbasis komunitas salah satu alternatifnya.

Musik jaz tetap asyik dinikmati di tengah rimbunnya hutan karet. Inilah sajian istimewa di akhir pekan bagi penggemar olahraga sepeda di Banyuwangi.

Hutan karet Kali Bendo sekitar 30 menit di sebelah barat daya kota Banyuwangi, menjadi magnet tersendiri. Di perkebunan karet yang dibangun zaman penjajahan Belanda, berdentam alunan musik jazz.

“No Women No Cry”, lagu bergenre rege ciptaan Vincent Ford yang dipopulerkan Bob Marley menjadi penyemangat para pencinta olahraga sepeda dari berbagai kota di Jawa Timur. Berteduh di rimbunya pepohonan karet, Banyuwangi Jazz Rubber menawarkan sensasi liburan tersendiri, setelah lelah mengayuh sepeda dengan trek menanjak dan turunan downhill yang menantang.

Dengan alunan Jazz dari anak-anak SMA di Banyuwangi yang memikat, suasana santai mampu mengusir kepenatan para profesional muda yang jauh-jauh bersepeda ke Banyuwangi.

Tidak hanya komunitas pesepeda yang hadir di Banyuwangi Jazz Rubber, pencinta mobil caravan, dan campervan datang dari berbagai kota seperti Bali dan juga dari Kalimantan untuk menikmati panorama lereng Gunung Ijen, di Banyuwangi yang menawan.

Sekitar setengah jam setelah Kalibendo, dengan posisi menanjak melewati hutan hujan nan perawan, wisatawan dapat sampai di Kawah Ijen. Pesona wisata pegunungan nan elok, di kawasan beraroma belerang.

Di sini, dari basecamp, para pencinta pesona alam dapat berjalan kaki, melakukan trekking hingga 3 jam untuk sampai puncak kawah. Kelelahan itu akan terbayar lunas di puncak.

Jika malam hari, wisatawan bisa disungguhi panorama menakjubkan blue fire atau api biru di kawah Ijen yang menurut catatan National Geographic hanya ada satu-satunya fenomena vulkanik di dunia.

Continue Reading

HOT TOPIC