Connect with us

video

(Video) Keren…! Setahun Berdiri, PBA Tembus Pasar Global

Published

on

Keren...! Setahun Berdiri, PBA Tembus Pasar Global

Channel9.id-Bandung. Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) merayakan ulang tahun pertamanya dengan meriah, hadir dalam perayaan tersebut para pengawas, ketua dan pengurus, anggota serta para pelaku bisnis UMKM. Ulang tahun pertama juga ditandai dengan keberhasilan PBA melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) untuk ekspor produk-produk UMKM ke Korea Selatan. Sekaligus juga peresmian Lupba Cafe untuk gerai craft dan oleh-oleh serta gerai coffee shop CuPBA kopitugo di kawasan wisata Green Foresta, Lembang, Bandung.

Dalam kesempatan tersebut Dr Ary Zulfikar SH, MH, Ketua Umum PBA menyampaikan keberhasilan MOU untuk ekspor ke Korea Selatan tidak lepas dari usaha dan kerja keras yang dilakukan selama ini.

Dengan produk-produk UMKM Lupba yang selama setahun sudah dibina, baik kualitas dan kontuinitasnya, sudah saatnya menembus pasar global. Berbagai penjajakan sudah dilakukan dengan berbagai negara seperti dengan Jepang dan Korea Selatan.

Gayung bersambut Prime Global Network Co. Ltd dari Korea Selatan ternyata sangat tertarik dengan produk-produk UMKM PBA. Persiapan untuk kerjasama ekspor dengan Prime Global Networking dari Korea Selatan sendiri dilakukan selama dua minggu.

“Kami melakukan komunikasi yang intensif untuk persiapan kerjasama ekspor dan Alhamdulillah pada hari ini, melakukan tanda tangan naskah MOU dengan Mr. KM Sung selaku CEO Prime Global Network Co. Ltd.,” jelas Ary Zulfikar yang akrab dipanggil Kang Azoo.

Penandatanganan MOU disaksikan juga melalui zoom oleh Drs. Setya Utama M.Si, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara dan Danang Girindrawardana SIP MPA, advisor Prime Global Network, dan dihadiri juga oleh Dr. Achmad Jaka Santosa, SH LLM, Dewan Pengawas (BLU) PLK Kemayoran.

“Penandatanganan MOU ini tidak terlepas dari peranan Bapak Danang dan Bapak Jaka Santos yang dalam 1 minggu kita berhasil melakukan negosiasi untuk merumuskan MOU ini sehingga pada hari ini bertepatan dengan hari ulang tahun PBA, kita bisa menandatangani MOU ini” ujar Kang Azoo.

Mr. Sung juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan ini sehingga MOU ini bisa terlaksana dengan baik dan siap akan memasarkan produk-produk UMKM ke pasar di Korea.

Menurut Kang Azoo keberanian untuk menembus pasar global adalah langkah bagus, untuk mendorong produk-produk UMKM bersaing dengan produk lain. Langkah selanjutnya adalah mengindentifikasi produk-produk apa saja yang sudah siap untuk melakukan ekspor.

“Karena memang produk UMKM yang tergabung dengan Lupba sangat beragam, dari mulai Food And Beverages, Fashion hingga Craft,” jelasnya. Untuk yang siap ekspor sendiri terdiri dari Kopi, Kripik Pisang dan lain-lain. PBA juga menyiapkan agar produksi juga terus dijaga kontinuitasnya agar tidak berhenti di salah satu produk saja.

Selain mensasar pasar tradisional seperti toko, gerai dan kafe di berbagai pusat perbelanjaan, PBA saat ini juga sedang mengembangkan platform digital. Market Place dengan platform digital dikembangkan sendiri oleh PBA, untuk menembus pasar online yang semakin berkembang. “Selain juga tetap berkolaborasi dengan market place yang sudah eksis, seperti Shopee dan Tokopedia,” jelas Kang Azoo.

Menurut Kang Azoo, pencapaian dan keberhasilan dalam menembus pasar global, tidak lepas dari lahirnya Komunitas antar alumni yang terbentuk pada bulan maret 2020 yang merupakan cikal bakal organisasi berbadan hukum PBA pada tanggal 26 September 2021, untuk kendaraan bagi semua potensi alumni dari mulai produk UMKM dan jasa lainnya dalam satu wadah.

Dengan adanya organisasi maka lebih mudah bergerak untuk melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, seperti lembaga pemerintah, kementerian, BUMN, perusahaan swasta untuk diajak berkolaborasi.

“Dengan bekerja bersama-sama maka kita berkumpul membangun kekuatan, tidak masing-masing bekerja sendiri-sendiri, sehingga kita bersepakat untuk mendirikan perkumpulan berbadan hukum, tepat setahun yang lalu,” ujarnya. Azoo berharap ke depan akan semakin solid lagi dan menciptakan berbagai milestones yang menandai keberhasilan-keberhasilan PBA.

Dalam kesempatan yang sama Dr. Dewi Tenty Septi Artiany SH MKn MH , Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga, menyampaikan rasa syukurnya atas perayaan ulang tahun yang mencatat berbagai keberhasilan yang diraih oleh PBA. “Hal ini tidak lepas dari solidaritas dan komitmen yang kuat dari para pengurus, anggota dan semua yang terlibat dalam organisasi PBA,” ujarnya.

Selama setahun perjalanan PBA menurut Teh Dete, sudah banyak pencapaian yang dilakukan oleh PBA, dari mulai pembinaan UMKM, pembuatan merek kolektif, penguatan kapasitas dan produktifitas kerjama berbagai lembaga dan lain sebagainya. “Harapannya ke depan tentu saja kita lebih solid lagi, bekerja keras yang terbaik untuk mengembangkan UMKM memiliki produk yang berkualitas dan memiliki daya saing global,” ujarnya.

Setya Utama mendukung penandatangan MOU yang dilakukan oleh PBA dan Prime Global Network Co. Ltd sebagai upaya untuk menembus pasar global. Dalam kesempatan yang sama, Jaka Santos menyambut baik penandatangan MOU sebagai langkah awal mengenalkan produk-produk UMKM Indonesia di luar negeri.

Ucapan ulang tahun juga mengalir dari berbagai tokoh, diantaranya adalah dari Sandiaga Uno, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ia menyampaikan cita-cita kemandirian bisnis dan finansial yang digagas oleh PBA akan terwujud dengan semangat dan kerja keras, optimis menciptakan peluang-peluang baru.

“Pandemi covid-19 tidak boleh menghalangi kita untuk terus aktif dan berbagai inovasi,” jelasnya. Sandiaga menyampaikan untuk membangun ekosistem UMKM untuk pemulihan ekonomi nasional.

Tantowi Yahya, Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru merangkap Duta Besar keliling untuk negara-negara di Asia Pasifik juga menyampaikan selamat kepada PBA yang merayakan ulang tahun pertamanya. Ia menyampaikan meski PBA masih berusia satu tahun, namun aktifitas yang dilakukan sangat menjanjikan.

“Mudah-mudahan PBA ini bisa membawa para pengusaha Indonesia, khususnya UMKM untuk bisa menembus pasar internasional. Segenap perwakilan Indonesia yang ada di luar negeri siap untuk bekerjasama, dengan menjalin kerjasama dengan PBA,” ungkap Tantowi Yahya.
Sementara Direktur Utama Sarinah, Fetty Kwartati juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun bagi PBA. “ Semoga makin menginspirasi bagi para UMKM untuk go global dan menjadi UMKM tangguh,” ujarnya.

Sebagai pamungkas adalah ucapan selamat dari Umar Hadi, Duta Besar Korea Selatan yang juga menjadi Ketua Dewan Pembina PBA. Dalam pesan ulang tahunnya, Umar Hadi menyampaikan agar ke depan semakin kuat dan berkomitmen sebagai wadah bersama, menjalin kekeluargaan, berinovasi dan memperkuat daya tahan komunitas PBA.

“Dalam tempo yang relatif singkat sudah banyak karya-karya membanggakan yang dihasilkan dari komunitas kita ini,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

video

(Video) Wisata Komunitas Gairahkan “The Sun Rise of Java”

Published

on

By

Wisata Komunitas Gairahkan "The Sun Rise of Java"

Channel9.id – Banyuwangi. Dalam masa pandemi, kreativitas pemerintah daerah diuji untuk tetap bisa menyedot wisatawan. Wisata berbasis komunitas salah satu alternatifnya.

Musik jaz tetap asyik dinikmati di tengah rimbunnya hutan karet. Inilah sajian istimewa di akhir pekan bagi penggemar olahraga sepeda di Banyuwangi.

Hutan karet Kali Bendo sekitar 30 menit di sebelah barat daya kota Banyuwangi, menjadi magnet tersendiri. Di perkebunan karet yang dibangun zaman penjajahan Belanda, berdentam alunan musik jazz.

“No Women No Cry”, lagu bergenre rege ciptaan Vincent Ford yang dipopulerkan Bob Marley menjadi penyemangat para pencinta olahraga sepeda dari berbagai kota di Jawa Timur. Berteduh di rimbunya pepohonan karet, Banyuwangi Jazz Rubber menawarkan sensasi liburan tersendiri, setelah lelah mengayuh sepeda dengan trek menanjak dan turunan downhill yang menantang.

Dengan alunan Jazz dari anak-anak SMA di Banyuwangi yang memikat, suasana santai mampu mengusir kepenatan para profesional muda yang jauh-jauh bersepeda ke Banyuwangi.

Tidak hanya komunitas pesepeda yang hadir di Banyuwangi Jazz Rubber, pencinta mobil caravan, dan campervan datang dari berbagai kota seperti Bali dan juga dari Kalimantan untuk menikmati panorama lereng Gunung Ijen, di Banyuwangi yang menawan.

Sekitar setengah jam setelah Kalibendo, dengan posisi menanjak melewati hutan hujan nan perawan, wisatawan dapat sampai di Kawah Ijen. Pesona wisata pegunungan nan elok, di kawasan beraroma belerang.

Di sini, dari basecamp, para pencinta pesona alam dapat berjalan kaki, melakukan trekking hingga 3 jam untuk sampai puncak kawah. Kelelahan itu akan terbayar lunas di puncak.

Jika malam hari, wisatawan bisa disungguhi panorama menakjubkan blue fire atau api biru di kawah Ijen yang menurut catatan National Geographic hanya ada satu-satunya fenomena vulkanik di dunia.

Continue Reading

video

(Video) Geliat Pariwisata Banyuwangi Dimasa Pandemi

Published

on

By

Channel9.id-Banyuwangi. Lanskap pantai yang membentang dan pegunungan menjulang menjadi pesona tersendiri dari Banyuwangi.

Atraksi memberi makan ikan di laut perairan Bangsring, Banyuwangi, menjadi magnet turis untuk hadir di negeri yang disebut The Sun Rise of Java.

Tak hanya itu, bentang terumbu karang dan dinding palung yang memanjang di Pulau Tumbuan menjadi daya tarik wisata maritim kabupaten paling timur pulau Jawa ini.

Wisata maritim memang tetap menjanjikan, salah satunya kepercayaan bahwa virus corona tak bisa hidup di air laut. Jadi, wisawatan tetap bisa bercengkerama dengan ikan-ikan hias di sini.

Menurut Dinas Pariwisata Banyuwangi, peminat wisata maritim masih tinggi, walaupun dengan prokol yang ketat. Pengunjung harus sudah bervaksin dan tetap menerapkan protokok kesehatan.

Pengelola Bangsring Under Water menyebut, pihaknya terpaksa membatasi pengunjung. Dari aplikasi wisata yang tersedia, kami hanya membatasi 250 pengunjung perhari, ujar Sukir, pengelola Bangsring Under Water yang mengelola wisata bawah laut dari snorkling maupun diving.

Selain bercanda dengan ikan-ikan di rumah Apung, para diver bisa bertemu dengan penyu di bawah laut,juga biota laut yang beragam.

Sayang nampak, bawah laut Pulau Tabuhan menyisakan bekas kerusakan, walaupun setelah 10 tahun di konservasi mulai nampak harapan tumbuhnya karang-karang yang kelak akan semakin mempesona.

Continue Reading

video

(Video) Dubes Heri Akhmadi Dorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Published

on

By

Channel9.id-Jepang. Sumitomo Forestry Jepang tertarik untuk memperluas usahanya di Indonesia, khususnya dengan memanfaatkan energi biomassa berbasis kayu. Sumitomo Forestry adalah perusahaan Jepang yang tercatat mengelola 145.000 hektar lahan hutan di Indonesia.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi dalam kunjungan ke Sumitomo Forestry di Niihama City pada 6 – 7 Oktober 2021 mendorong peningkatan kerja sama dengan Sumitomo Forestry dalam pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia. Dubes Heri dalam kunjungan ini didampingi oleh Konsul Jenderal RI di Osaka Diana Sutikno.

“Saya terkesan dengan keseriusan Sumitomo Forestry dalam melakukan reforestasi pada area bekas lahan tambang tembaga di Niihama City. Saya berharap ini dapat juga diterapkan di Indonesia,” ujar Dubes Heri.

Sementara itu, Chairman of the Board Sumitomo Forestry Akira Ichikawa menyampaikan tertarik untuk memperluas usahanya di Indonesia dan memastikan bahwa Sumitomo Forestry sangat kuat dalam penerapan prinsip-prinsip berkelanjutan pada pengelolaan hutan di Jepang dan Indonesia.

Melalui kerja sama ini, diharapkan pemanfaatan kekayaan biomassa Indonesia dapat mempercepat pencapaian target pengurangan emisi global, sebagaimana didukung Undang-Undang Cipta Kerja yang memperkuat kebijakan pengelolaan hutan di Indonesia yang lebih berkelanjutan dan terintegrasi.

*Kerja Sama Sister City Niihama – Kabupaten Kubu Raya Kalbar*

Dalam pertemuan terpisah dengan Walikota Niihama City Katsuyuki Ishikawa, Dubes Heri Akhmadi membahas potensi kerja sama sister city antara Niihama City dengan Kabupaten Kubu Raya di Kalimantan Barat dimana terdapat anak perusahaan Sumitomo Forestry, yakni PT. Wana Subur Lestari yang merupakan pemegang konsesi hutan tanaman industri seluas 40.000 hektar di Kabupaten Kubu Raya.

Walikota Niihama City, Katsuyuki Ishikawa menyambut baik usulan tersebut dan akan menindaklanjuti melalui koordinasi erat dengan KBRI Tokyo dan Sumitomo Forestry.

“Saya harapkan dengan usulan kerja sama sister city akan lebih banyak tenaga kerja dari Indonesia yang datang ke Niihama City. Pemerintah Kota Niihama akan menyiapkan sekolah bahasa bagi para pekerja asing di kota ini,” ujar Walikota Ishikawa.

Niihama City adalah kota terbesar ketiga di Prefektur Ehime, Jepang setelah kota Matsuyama dan Imabari dengan populasi 116.965 penduduk. Ekonomi Niihama City banyak ditopang oleh industri besar dan aktivitas pelabuhan. Berdasarkan data KJRI Osaka, saat ini terdapat 61 WNI yang tinggal dan bekerja di Niihama City.

Continue Reading

HOT TOPIC