channel9.id – Jakarta. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk terus pasang badan mengawal tata kelola dan percepatan penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) serta Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) Papua Tahun 2026.
Langkah ini dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta pemberian asistensi khusus bagi Pemerintah Daerah (Pemda) di Tanah Papua yang masih menemui kendala administratif.
“Kita sama-sama berkomitmen agar supaya Dana Otonomi Khusus ini benar-benar dirasakan manfaatnya atau impact-nya oleh masyarakat kita di Tanah Papua,” ujar Ribka saat memimpin Rapat Koordinasi Tata Kelola Dana Otsus di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Ribka menegaskan, percepatan penggunaan Dana Otsus ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Terlebih, Dana Otsus Papua dipastikan aman dan tidak terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
“Hal ini penting diperhatikan Pemda, terlebih Dana Otsus tidak terdampak efisiensi anggaran sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi,” tegasnya.
Mengenai skema pencairan, Ribka membeberkan bahwa penyaluran Dana Otsus terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama sebesar 30 persen telah tuntas disalurkan sesuai target.
Saat ini, penyaluran telah memasuki Tahap II dengan target 45 persen. Meski mayoritas daerah sudah menerima kucuran dana tersebut, Kemendagri mencatat masih ada beberapa wilayah yang tertahan karena belum memenuhi syarat salur.
Guna mengatasi hambatan tersebut, Kemendagri melalui Ditjen Bina Keuangan Daerah membuka pintu pendampingan dan evaluasi secara terbuka bagi Pemda yang masih kesulitan.
“Kita lihat memang terjadi banyak perbaikan terhadap tata kelola Dana Otonomi Khusus ini,” imbuh Ribka mengapresiasi Pemda yang telah melengkapi dokumen persyaratan.
Rapat koordinasi ini turut melibatkan instansi pengawas dan pengelola keuangan negara, di antaranya perwakilan Kementerian Keuangan, BPKP, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta jajaran kepala daerah se-Tanah Papua.
Baca juga: Wamendagri Bima Arya ke Peserta Masadagri: Kunci Sukses Bukan Cuma Nilai IPK!




