Ekbis

10.070 Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi, Jual LPG 3 Kg Rp16.000

Channel9.id – Jakarta. Sebanyak 10.070 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai beroperasi serentak pada Kamis (15/10/2026). Gerai tersebut menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, termasuk LPG 3 kilogram seharga Rp16.000 per tabung dan minyak goreng MinyaKita Rp15.700 per liter.

Salah satu gerai yang beroperasi berada di Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Manajer KDKMP Cipedak, Syahrul Alfian, mengatakan harga LPG di gerainya lebih rendah dibandingkan harga yang biasa ditemukan warga di sejumlah warung sekitar.

“Jadi, masyarakat sangat terbantu. Masyarakat yang biasanya beli (LPG) di warung-warung Rp20.000 atau Rp21.000, tapi bisa akses di sini dengan Rp16.000,” kata Syahrul saat ditemui Channel9.id, Kamis (15/10/2026).

Selain LPG dan minyak goreng, gerai tersebut menyediakan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta gula konsumsi. Produk komersial dan bersubsidi itu dipasok oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, sedangkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berasal dari pelaku usaha setempat.

Syahrul mengatakan, penjualan produk UMKM menjadi salah satu cara koperasi melibatkan usaha warga dalam kegiatan ekonomi di tingkat lokal.

“Nah, UMKM ini dipasok dari masyarakat sekitar,” katanya.

KDKMP Cipedak sebenarnya telah beroperasi sejak 28 Agustus 2026. Menurut Syahrul, keberadaan gerai tersebut mulai dikenal masyarakat melalui informasi dari mulut ke mulut, sehingga pengelola tidak perlu melakukan pemasaran secara masif pada tahap awal.

Setelah peluncuran serentak, pengelola berencana memperluas jangkauan konsumen melalui pemasaran digital. Salah satu rencana yang disiapkan ialah membuka kanal resmi agar masyarakat dapat mengetahui ketersediaan barang dan melakukan pemesanan tanpa harus datang langsung ke gerai.

“Kita harus mengikuti perkembangan zaman, yaitu kedekatan dengan masyarakat. Jadi, rencana nanti kita mau membuat channel resmi sendiri, memang bisa pemesanan melalui WhatsApp atau media. Jadi, bisa kita pesan antar di jam-jam tertentu,” tutur Syahrul.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +    =  16