Ekbis

2 Tower Rusun Mahasiswa di Banjarmasin Rampung Akhir 2018

Channel9.id, Jakarta – Selama tiga tahun (2015-2017) dan target 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun sebanyak 44.893 unit satuan Rusun, 22.358 unit rumah khusus, dan 496.165 rumah swadaya di seluruh Indonesia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menilai, kebutuhan papan dalam bentuk hunian bagi masyarakat Indonesia saat ini belum bisa terpenuhi kebutuhannya secara maksimal. Oleh karenanya, pemerintah sengaja membuat Program Satu Juta Rumah untuk mengatasi kendala tersebut.

“Dalam penyediaan rumah, pemerintah telah mencanangkan Program Satu Juta Rumah yang bertujuan mempercepat pembangunan perumahan melalui deregulasi berupa penyederhanaan proses perizinan, pembangunan rumah dan dukungan pembiayaan kepemilikan rumah bagi MBR (Masyarakat Berpendapatan Rendah),” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (5/11/2018).

Sebagai ilustrasi, Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan pada 2018 membangun dua tower Rumah Susun Perguruan Tinggi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) yang berlokasi di kampus baru UMB, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

“Progresnya hingga saat ini telah mencapai 80 persen dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2018,” kata Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi AH saat meninjau lokasi proyek tersebut beberapa waktu lalu.

Kedua Rusun UMB yang lokasinya bersebelahan diperuntukan sebagai hunian mahasiswa. Masing-masing Rusun memiliki tinggi 4 lantai dengan kamar tipe 24 dengan unit berjumlah 47 unit kamar. Rusun telah dilengkapi dengan jalan lingkungan, listrik, jaringan air bersih dan kamar mandi komunal. Setiap unit kamar juga telah tersedia kamar tidur, meja dan kursi belajar, dan lemari pakaian.

Sementara di Provinsi Lampung telah diselesaikan Rusun Santri Darul Hufadz yang bertempat di Kabupaten Pesawaran yang terdiri 1 tower setinggi 2 lantai. Selain Rusun, di Lampung juga digulirkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang terletak di Desa Taman Sari Kabupaten Pesawaran.

“Saya sangat puas dengan pelaksanaan BSPS di Desa Taman Sari karna program BSPS di desa ini sudah dapat dikatakan berhasil sebab rumah penerima bantuan kini lebih baik dari sebelumnya, sudah memenuhi 3 kriteria yakni rumah yang nyaman, aman dan sehat.” kata Direktur Rumah Swadaya Kementerian PUPR, Johny F Subrata.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  29  =  30