Lifestyle & Sport

Film ‘Empat Musim Pertiwi’ Siap World Premiere di Toronto International Film Festival 2026

Channel9.id-Jakarta. Kita patut bangga film Indonesia semakin berkibar di berbagai festival film internasional. Kali ini, film Indonesia yang berjudul ‘Empat Musim Pertiwi’ karya sutradara Kamila Andini yang resmi terpilih untuk menjalani world premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026.

Film ini menghadirkan Putri Marino sebagai Pertiwi, perempuan yang harus menghadapi kembali masa lalu setelah perjalanan hidup yang penuh luka. Selain Putri, jajaran pemainnya juga diisi Arya Saloka dan Christine Hakim yang turut menjadi bagian penting dalam perjalanan karakter Pertiwi.

Setelah diperkenalkan kepada penonton internasional melalui TIFF 2026, Empat Musim Pertiwi dijadwalkan menyapa penonton Indonesia di bioskop mulai 8 Oktober 2026.

Film ‘Empat Musim Pertiwi’ berkisah tentang Pertiwi (Putri Marino), seorang perempuan yang baru saja keluar dari penjara setelah menjalani hukuman selama lebih dari satu dekade. Ia kembali ke desa tempat dirinya dibesarkan, tetapi kepulangannya ternyata tidak disambut dengan hangat, baik oleh masyarakat sekitar maupun keluarganya sendiri.

Pertiwi sebelumnya dipenjara karena membunuh seorang pria yang mencoba melakukan kekerasan seksual terhadapnya. Setelah bebas, ia harus berhadapan dengan trauma dan kenangan masa lalu yang masih membekas. Kepulangannya ke desa pun bukan sekadar perjalanan kembali ke rumah, tetapi menjadi proses untuk menghadapi berbagai luka yang selama ini ia bawa.

Di tengah situasi tersebut, Pertiwi berusaha mencari kembali arti rumah, keluarga, dan kedamaian bagi dirinya. Perjalanan tersebut membuatnya berhadapan dengan orang-orang di sekitarnya serta berbagai sisi masa lalu yang selama ini membentuk kehidupannya.

Cerita film ini bergerak melalui perjalanan Pertiwi dalam menghadapi trauma sekaligus mencoba menemukan kekuatan untuk menentukan kembali hidupnya. Siklus musim menjadi bagian dari perjalanan tersebut dan berkaitan dengan perubahan yang dialami Pertiwi dalam proses memahami dirinya sendiri.

Dengan tema mengenai trauma, keluarga, identitas, dan proses pemulihan, Empat Musim Pertiwi membawa kisah perempuan yang berusaha mengambil kembali kendali atas hidupnya setelah melewati pengalaman yang begitu berat.

Putri Marino menjadi pemeran utama dalam film ‘Empat Musim Pertiwi’ dengan memainkan karakter Pertiwi. Sementara itu, Arya Saloka berperan sebagai Bisma dan Christine Hakim memerankan karakter Mak Ira. Film ini juga menghadirkan sejumlah pemain lain, termasuk Hana Malasan, Iswadi Pratama, Hargi Sundari, Nagra Kautsar Pakusadewo, Totos Rasiti, hingga Shofia Shireen sebagai Pertiwi muda.

Bagi Putri Marino, karakter Pertiwi menjadi salah satu peran yang cukup menantang karena membawa perjalanan emosional seorang perempuan yang harus berhadapan dengan trauma, masa lalu, sekaligus lingkungan yang belum tentu menerimanya.

Sementara bagi Kamila Andini, film ini kembali memperlihatkan pendekatan khasnya dalam mengangkat cerita perempuan dan persoalan sosial melalui sudut pandang yang intim serta sinematik.

Film ‘Empat Musim Pertiwi’ juga merupakan proyek kerja sama produksi lintas negara. Film ini tercatat melibatkan Indonesia, Singapura, Belanda, Norwegia, Jerman, Prancis, Polandia, dan Thailand dalam produksinya.

Terpilihnya film ‘Empat Musim Pertiwi’ untuk menjalani world premiere di Toronto International Film Festival 2026 menjadi pencapaian penting bagi film tersebut sebelum bertemu penonton Indonesia.

TIFF menjadi panggung pertama bagi film ini untuk diperkenalkan secara resmi kepada penonton internasional. Momentum tersebut juga semakin memperkuat perjalanan Empat Musim Pertiwi sebagai salah satu film Indonesia yang membawa cerita tentang perempuan, trauma, keluarga, dan kehidupan masyarakat lokal ke ruang perfilman global.

Buat penonton Indonesia yang penasaran dengan perjalanan Pertiwi, film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.

Dengan Kamila Andini di kursi sutradara, Putri Marino sebagai Pertiwi, serta kehadiran Arya Saloka dan Christine Hakim, film ‘Empat Musim Pertiwi’ menjadi salah satu film Indonesia yang layak masuk daftar tontonan pada Oktober mendatang.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  78  =  82