Internasional

Tiga Pelajar Aceh Unjuk Gigi di KTT Tsunami Dunia di Jepang

Channel9.id-Tokyo. Siswa SMA Negeri 10 Fajar Harapan UGT Banda Aceh menjadi wakil Indonesia dalam ajang internasional High School Student Youth Summit on World Tsunami Awareness Day 2025 yang digelar di Sendai, Prefektur Miyagi, Jepang pada 23–29 November 2025. Forum ini merupakan KTT Pelajar SMA tingkat dunia yang fokus pada kesadaran dan mitigasi bencana tsunami.

Acara dibuka oleh Parliamentary Vice-Minister for Foreign Affairs Jepang, Eri Arfiya. KBRI Tokyo menyebut keikutsertaan siswa Indonesia penting untuk memperkuat pemahaman pengurangan risiko bencana sejak dini.

“Kami berharap para siswa dapat menyebarkan informasi dan pengetahuan yang mereka dapatkan kepada teman-temannya di Indonesia,” ujar Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, yang mendampingi rombongan pelajar.

Tiga siswa yang terpilih adalah Putri Qania (15), Syaqila Farah Hanani (16), dan Fadhel Ramadhanna (16), didampingi Kepala SMAN 10 Fajar Harapan UGT, Anwar Amin. Mereka mewakili Indonesia dengan mempresentasikan pengalaman Aceh dalam penanganan tsunami 26 Desember 2004.

Anwar Amin mengaku bangga melihat siswanya tampil di forum internasional. “Terima kasih kepada KBRI Tokyo dan Kedutaan Jepang atas pendampingannya,” ujarnya.

Putri Qania menceritakan antusiasmenya mengikuti kegiatan ini. “Banyak pelajaran yang kami dapat dan ingin kami terapkan di Indonesia, khususnya Aceh. Orang-orang Jepang menyambut kami dengan ramah, kegiatannya sangat berkesan,” kata Putri.

Selama kegiatan, peserta belajar kesiapsiagaan bencana melalui simulasi di gymnasium, game edukatif, kunjungan ke Arahama Elementary School yang terdampak tsunami 2011, hingga menanam pohon sebagai benteng alami tsunami. Mereka juga diajak melihat gudang logistik darurat dan mengikuti workshop serta presentasi kelompok.

Selain Indonesia dan Jepang, summit ini diikuti pelajar dari Kamboja, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei, Vietnam, Malaysia, hingga Laos.

Baca juga: KBRI Tokyo Gaungkan Diplomasi Olahraga Lewat Friendly Football 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

66  +    =  76