Channel9.id-Batam. Mendagri Tito Karnavian mendorong percepatan realisasi pengembalian Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun bagi pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Dorongan itu disampaikan Tito saat memimpin rapat koordinasi alokasi tambahan TKD yang digelar secara virtual dari Batam, Kepulauan Riau, Rabu (21/1/2026). Ia menegaskan keputusan pengembalian TKD telah bersifat final setelah diputuskan Presiden Prabowo Subianto.
“Keputusan politik sudah diambil oleh Presiden dan ini final. Artinya kita semua sebagai eksekutor, tolong kita sama-sama eksekusi,” kata Tito.
Ia menjelaskan, pengembalian TKD tidak hanya menyasar daerah yang terdampak langsung, tetapi mencakup seluruh kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut guna memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam kondisi darurat.
Mendagri meminta agar penyaluran tahap pertama segera direalisasikan agar Pemda dapat memenuhi kebutuhan mendesak di lapangan. Kemendagri juga akan menerbitkan surat edaran sebagai pedoman pemanfaatan TKD, khususnya untuk penanganan dan mitigasi bencana.
“Tolong digunakan sesuai peruntukan. Jangan sampai diselewengkan atau dipakai untuk proyek yang tidak ada kaitannya dengan bencana,” tegas Tito.
Ia menambahkan, bagi daerah yang tidak terdampak langsung, pengembalian TKD dapat dimanfaatkan untuk upaya pencegahan dan pengendalian risiko bencana ke depan.
Baca juga: Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD Rp10,6 T untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar





