Nasional

Mendagri Minta Kepala Daerah Tindaklanjuti Arahan Prabowo soal Jaga Kebersihan

Channel9.id – Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) guna menjaga kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.

Hal itu disampaikan Tito usai mengikuti Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026).

“Dari arahan Bapak Presiden pada saat rapat koordinasi di Sentul yang lalu, hari Senin, kan ada arahan dari beliau banyak, salah satunya mengenai masalah kebersihan, sampah, keaslian daerah masing-masing. Nah ini kepala-kepala daerah saya minta untuk melakukan tindak lanjut,” kata Tito.

Tito pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepala daerah yang telah menjalankan taklimat Presiden Prabowo pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026) lalu itu. Ia mengatakan sejauh ini sudah banyak kepala daerah yang menindaklanjuti arahan Presiden, seperti di Jakarta, Bali, dan Jawa Barat.

“Tapi ada juga saya tahu kepala daerah yang belum bergerak. Nah saya melalui Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi) diperintahkan oleh Bapak Presiden untuk mengecek, menginventarisir daerah mana yang melakukan langkah lanjut dan yang tidak,” ujar Tito.

Oleh karena itu, Tito menegaskan bakal mengeluarkan surat edaran untuk pembersihan sampah dan kegiatan kerja bakti atau korve. Kegiatan ini nantinya akan dijadwalkan secara rutin untuk para kepala daerah.

“Saya berpikir mungkin biasanya kalau TNI-Polri itu Selasa dan Jumat, itulah hari kebersihan. Hari olahraga sekaligus hari korve,” ucap Tito.

“Bukan bermaksud meniru TNI-Polri, ya, militerisme, bukan. Tapi hal yang baik seperti menjaga kebersihan itu kan berlaku untuk semua, tidak hanya untuk militer,” sambungnya.

Di dalam surat edaran tersebut, lanjut Tito, para kepala daerah dan jajarannya diminta untuk melakukan kegiatan olahraga dan korve setiap Selasa dan Jumat.

“Jadi ada korve serentak, mulai dari provinsi dengan dinas-dinasnya, kabupaten/kota dengan dinas-dinasnya, kecamatan, desa. Kalau itu semua dilakukan bersih-bersih, ya negara kita akan jauh lebih baik,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti persoalan kebersihan lingkungan saat memberikan taklimat pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Dalam forum itu, Prabowo menggagas Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai komitmen pemerintah menjaga kebersihan dan keindahan ruang publik.

Salah satu fokus Gerakan ASRI adalah penertiban baliho dan spanduk yang dinilai mengotori wajah kota. Prabowo menyampaikan kegelisahannya melihat banyaknya baliho dan spanduk yang terpasang di berbagai daerah yang ia kunjungi.

Pengalaman tersebut dirasakan Prabowo saat berkunjung ke Balikpapan, Banjarmasin, hingga ketika menuju kediamannya di Hambalang, Bogor. Menurutnya, spanduk berukuran besar dan mencolok itu mengganggu pemandangan dan tidak mencerminkan kota yang tertata.

“(Ada spanduk bertuliskan) ‘ayam goreng, pesen satu dapat satu free’, Kenapa harus besar-besar sih? Turis dateng nggak mau lihat spanduk. Bogor itu dulu kota paling indah. Bung Karno (Presiden pertama RI Soekarno) lebih senang di bogor daripada di jakarta,” kata Prabowo.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Prabowo memerintahkan jajarannya menertibkan baliho dan spanduk di ruang publik. Ia meminta aparat berkoordinasi dengan pengusaha melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), serta asosiasi pengusaha lainnya untuk membahas penertiban secara bersama.

Prabowo menegaskan keinginannya agar jalan-jalan protokol bersih dari iklan yang mengganggu keindahan kota. Selain itu, ia juga menaruh perhatian pada penataan kabel listrik yang semrawut di kawasan perkotaan.

“Orang ke Bali ingin lihat Bali. Dia tidak ingin melihat (spanduk) Kentucky Fried Chicken besar-besar. (Spanduk) McDonald’s di jalan-jalan protokol. Ditertibkanlah, ajak bicara baik-baik,” katanya.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4  +  4  =