Nasional

Pendataan Bantuan untuk Penyintas Bencana Sumatera Bakal Dipercepat

Channel9.id, Jakarta. Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian memastikan percepatan pendataan korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia ingin bantuan pemerintah tiba tepat waktu dan tepat sasaran.

Menurut Tito, validasi data menjadi kunci agar proses penyaluran bantuan tidak tersendat. Ia meminta seluruh pihak terkait duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan teknis di lapangan.

“Ada beberapa hal teknis yang harus kita selesaikan bersama. Karena itu, kita perlu duduk satu meja agar pendataan cepat selesai dan bantuan segera bergerak,” ujar Tito dalam Rapat Perkembangan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (23/2/2026).

Tito menegaskan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema bantuan. Untuk perbaikan rumah, pemerintah mengalokasikan Rp15 juta bagi kategori rusak ringan, Rp30 juta rusak sedang, dan Rp60 juta rusak berat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan tersebut kepada warga terdampak.

Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan bantuan pembiayaan hidup. Paketnya meliputi stimulus ekonomi Rp5 juta, bantuan perabot rumah tangga Rp3 juta, serta jaminan hidup Rp15.000 per hari bagi penyintas.

Ia berharap para penyintas segera menerima bantuan tersebut, terutama menjelang Ramadan, agar mereka dapat menjalani ibadah dengan lebih tenang.

Untuk mempercepat proses, Tito meminta pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat koordinasi dalam memverifikasi data korban. “Kalau data cepat dan akurat, bantuan juga cepat turun. Ini yang kita kejar supaya pemulihan berjalan lebih cepat,” tegasnya.

Rapat tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama jajaran terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  11  =  17