Nasional

Pengungsi Turun Signifikan, Satgas PRR Optimistis Relokasi Tuntas Sebelum Lebaran

Channel9.id, Jakarta. Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan penurunan signifikan jumlah pengungsi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 9 Maret, jumlah pengungsi di tenda berkurang dibandingkan dua hari sebelumnya.

Di Aceh, jumlah pengungsi turun dari 2.099 kepala keluarga (KK) menjadi 1.695 KK, atau berkurang 404 KK.
Di Sumatera Utara, jumlah pengungsi berkurang dari 201 KK menjadi 177 KK, atau turun 24 KK.

Sementara itu, Sumatera Barat sudah tidak memiliki pengungsi di tenda pengungsian.

Juru Bicara Satgas PRR Amran optimistis jumlah pengungsi akan terus menurun hingga menjelang Idulfitri 2026. Ia menilai strategi pemindahan pengungsi dari tenda ke hunian sementara (huntara) berjalan efektif.

“Tren penurunan ini akan terus berlanjut hingga Idulfitri. Kami optimistis para pengungsi segera menempati huntara sehingga tidak ada lagi yang tinggal di tenda,” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Penurunan jumlah pengungsi juga sejalan dengan percepatan pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak.

Dari target 18.697 unit huntara, pemerintah telah menyelesaikan 13.431 unit atau sekitar 71 persen. Pembangunan huntara di Sumatera Barat telah mencapai 100 persen, di Sumatera Utara 92 persen, dan di Aceh sekitar 68 persen.

Selain membangun huntara, pemerintah juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi penyintas yang memilih tidak tinggal di huntara.

Hingga saat ini, pemerintah telah menyalurkan dana tersebut kepada 12.771 penerima di tiga provinsi dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18  +    =  22