Channel9.id-Aceh Tamiang. Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi progres signifikan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian usai mendampingi Presiden di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).
Tito yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengatakan, pemulihan berjalan cepat di berbagai sektor. Akses infrastruktur kini telah kembali normal, ditandai dengan terbukanya jalan nasional dan provinsi serta ketersediaan listrik di hampir seluruh wilayah terdampak.
“Komunikasi, internet dan lain-lain juga berjalan lancar. Puskesmas, rumah sakit umum, di semua wilayah yang terdampak, 52 kabupaten/kota juga berjalan lancar,” ujar Tito kepada awak media.
Dari sisi ekonomi, aktivitas masyarakat juga mulai menggeliat. Pasar-pasar di wilayah terdampak telah kembali beroperasi, bahkan di Aceh Tamiang terlihat ramai dipadati warga. Tito memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di daerah tersebut berlangsung aman dan terkendali.
Sementara itu, para pengungsi yang sebelumnya tinggal di tenda kini telah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) yang disiapkan pemerintah. Ia pun menyampaikan terima kasih atas perhatian Presiden yang hadir langsung di tengah masyarakat terdampak.
“Alhamdulillah Bapak Presiden berkesempatan hadir di Aceh, dan saya kira masyarakat sangat mengapresiasi,” katanya.
Tito menambahkan, Presiden memberi perhatian serius terhadap tiga wilayah terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kehadiran Presiden dalam sejumlah kesempatan, termasuk saat momentum tahun baru di Sumut hingga kunjungan ke Sumbar, menjadi bukti komitmen tersebut.
Bahkan, menurut Tito, Presiden juga melaksanakan salat Idulfitri bersama para pengungsi di Aceh Tamiang sebagai simbol kepedulian terhadap korban bencana.
Ke depan, Satgas PRR bersama berbagai pihak akan terus mendorong percepatan pemulihan agar kondisi di wilayah terdampak dapat kembali normal sepenuhnya.
Baca juga: Satgas PRR Pastikan Pemulihan Pascabencana Berjalan Optimal





