Nasional

Kepala Bakom: Buku Saku 0% Wujud Semangat Besar Prabowo Hilangkan Kemiskinan

Channel9.id – Jakarta. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Angga Raka Prabowo menyebut buku saku berjudul 0%: Manfaat dan Penerima Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026 merepresentasikan semangat besar Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menghilangkan kemiskinan di Indonesia.

Buku saku tersebut diluncurkan pemerintah yang memuat data dan penjelasan program penanggulangan kemiskinan secara komprehensif.

Angga mengatakan buku saku ini menjadi sarana bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi program prioritas secara utuh kepada masyarakat. Ia menambahkan buku tersebut juga menggambarkan peran negara dalam mendukung kesejahteraan warga sepanjang siklus hidup, dari masa kandungan hingga lanjut usia.

“Sesuai dengan semangat Bapak Presiden yang ingin mengentaskan atau menghilangkan kemiskinan dari Republik Indonesia. Semangat yang dilakukan Bapak Presiden ini adalah semangat yang berlandaskan konstitusi,” kata Angga dalam keterangan tertulis, diterima Rabu (8/4/2026).

Menurut Angga, buku ini diharapkan dapat memastikan informasi kebijakan dan program kesejahteraan benar-benar sampai kepada masyarakat. Selain itu, pemerintah ingin memastikan manfaat program dapat dirasakan langsung oleh penerima yang berhak melalui basis data terpadu.

“Ini sebagai sebuah panduan buat kami bagaimana negara hadir untuk seluruh rakyat sepanjang hayatnya. Dari mulai kandungan hingga akhir hayatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi dasar agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran. Pemerintah, kata dia, juga berharap buku ini dapat mendorong empati publik terhadap kelompok yang masih membutuhkan bantuan.

“Kami harus memastikan bahwa setiap informasi, setiap kebijakan, setiap langkah pemerintah yang diambil, khususnya untuk kesejahteraan masyarakat, sampai kepada telinga masyarakat, sampai kepada menerima manfaat,” kata Angga.

“Kita berupaya semaksimal mungkin agar penerima manfaat adalah orang-orang yang memang berhak,” tambahnya.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

79  +    =  80